SELASA, 6 JUNI 2017
JAKARTA — Selain menangkap dan mengamankan MB (Muhammad Basuki), Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur, petugas KPK juga berhasil menjaring 5 orang lainnya saat menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kota Surabaya, Jawa Timur kemarin, Senin (5/6/2017).
![]() |
| Rohayati (berjilbab) Kadis Peternakan Provinsi Jawa Timur tiba di Gedung KPK Jakarta. |
Belakangan diketahui, 2 orang yang ikut terjaring OTT KPK di antaranya hingga saat ini masih aktif menjabat sebagai Kepada Dinas (Kadis) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. Selain itu petugas KPK juga mengamankan 2 orang yang diduga sebagai pegawai di Sekretariatan DPRD Provinsi Jawa Timur.
“KPK berhasil menangkap dan mengamankan enam orang saat menggelar OTT di Surabaya kemarin, dari keenam orang yang ditangkap, 3 di antaranya mempunyai jabatan dan kedudukan, masing-masing 2 orang Kepala Dinas (Kadis) dan 1 orang Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, kepada wartawan di Gedung KPK Jakarta, Selasa (6/6/2017).
Diduga kedua Kadis tersebut bertindak sebagai pihak pemberi uang suap atau pihak penyuap. Sedangkan Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur tersebut diduga bertindak sebagai pihak penerima suap. Ketiganya hingga saat ini masih menjalani pemeriksaan di Gedung KPK Jakarta.
Dua orang Kepala Dinas yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK tersebut salah satunya berinisial BH (Bambang Heryanto) yang tak lain adalah Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur.
Sedangkan satu Kadis lainnya yang juga ikut ditangkap dan diamankan oleh petugas KPK saat menggelar OTT tersebut berinisial R (Rohayati), yang tak lain adalah Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur.
Berdasarkan pantuan Cendana News langsung dari Gedung KPK Jakarta, hingga menjelang pukul 17:00 WIB, total ada enam orang yang masih menjalani pemeriksaan dan dimintai keterangannya oleh penyidik KPK di Gedung KPK Jakarta. {Eko Sulestyono / Satmoko / Foto: Eko Sulestyono}
Source: CendanaNews
