ALBANIA – Temperatur tinggi yang menyelimuti Albania dalam beberapa hari terakhir, telah memaksa pemerintah setempat untuk mengumumkan keadaan darurat dan meminta rakyatnya, agar berhati-hati selama masa ini.
Menurut prakiraan cuaca, Albania menghadapi temperatur tinggi, antara 40 hingga 41 derajat Celsius dalam beberapa hari ke depan. Departemen Darurat Sipil Albania, pada Kamis (29/6/2017), memberitahukan tiga kebakaran besar telah terjadi pada hari itu di kota besar berbeda dan menyerukan kepada warga, agar berhati-hati dalam pencegahan kebakaran.
Kepala Departemen Darurat Sipil, Shemsi Prenci, mengatakan kepada wartawan, sebagaimana dilaporkan Xinhua, bahwa musim panas tahun ini diperkirakan menjadi musim kering dengan temperatur sangat tinggi. Menurutnya, negara tersebut harus berhati-hati dalam masalah air minum.
Sementara itu, Walikota Tirana, Erion Veliaj, mengatakan kepada media, ada masalah dalam pasokan air, yang mempengaruhi antara 15 dan 20 persen kota tersebut. Veliaj mengumpulkan personel Pasukan Tugas Khusus bagi Darurat Alam pada Kamis untuk membahas cuaca yang sangat panas di negeri itu.
Keadaan darurat akan terus diberlakukan selama dua pekan dan mulai Jumat (30/6/2017), Pasukan Tugas Khusus akan memantau penyalah-gunaan air. (Ant)