Dirjen Hubdat Periksa Kesiapan Armada Mudik di Bakauheni
LAMPUNG — Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meninjau kesiapan armada mudik lebaran 2017 di Terminal Pelabuhan Bakauheni.
Menurut Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat), Pudji Hartanto Iskandar, peninjauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan armada angkutan, mulai dari bus, travel hingga angkutan pedesaan yang kerap dikeluhkan oleh penumpang, karena seringkali terbatas jumlahnya di saat terjadi lonjakan arus penumpang, sehingga banyak penumpang terlantar.
Setiba di Pelabuhan Bakauheni, Pudji Hartanto Iskandar langsung melakukan ram check sejumlah armada bus antar kota dalam provinsi (AKDP) bersama Fahrudin selaku Staf Ahli Kementerian Perhubungan serta jajaran Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Dinas Perhubungan Kabupaten Lampung Selatan yang ada di terminal kedatangan Pelabuhan Bakauheni. Pudji disambut Edi Hermawan, selaku Manager Operasional PT. ASDP Indonesia Ferry Bakauheni dan Suyanto, Kepala KSOP Bakauheni.
“Kami ingin memastikan keselamatan para pemudik diutamakan, mulai dari perjalanan di laut serta menggunakan angkutan umum sehingga perlu dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan yang melayani arus mudik. Jangan sampai terjadi kecelakaan,” terang kepada awak media di Terminal Kedatangan Pelabuhan Bakauheni, Selasa (20/6/2017).
Saat pemeriksaan kendaraan, khususnya bus, Pudji sempat berbincang dengan sejumlah awak kendaraan untuk memastikan kondisi fisik kendaraan yang digunakan untuk melayani arus mudik lebaran 2017 ini. Pudji menekankan peningkatan pelayanan kepada penumpang serta mengusahakan zero accident dan mengingatkan kepada penumpang kendaraan untuk mengingatkan pengemudi bus yang ugal-ugalan di jalan raya.
“Karenanya, sangat penting dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh pihak terkait, sehingga pengemudi bisa mengemudikan dengan kondisi prima,” ungkap Pudji.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lampung Selatan, Badruzaman, juga telah melakukan pemeriksaan terhadap 81 bus angkutan trayek terminal kedatangan Bakauheni ke Terminal Rajabasa, dengan jumlah kendaraan bus diperiksa sebanyak 50 bus yang telah diuji kelaikan, baik fisik maupun dokumen. Terminal Pelabuhan Bakauheni, saat ini dilayani oleh 118 kendaraan jenis travel, 85 unit trayek beberapa Kecamatan di Lampung Selatan dan 80 unit angkutan ke beberapa wilayah di Kabupaten Lampung Timur.
Dari 50 bus yang diperiksa, hanya ada 30 bus yang dinyatakan lulus uji kelaikan dan akan dilaporkan ke Dinas Perhubungan Provinsi Lampung. Selain itu, berkoordinasi dengan pihak PT. ASDP cabang Bakauheni, akan dilakukan penyiapan 10 bus khusus untuk anak-anak, ibu menyusui, pemudik lanjut usia dan kaum difabel. Sebanyak 40 bus tambahan juga akan disediakan oleh Dishub Provinsi Lampung, bekerjasama dengan organda.
Pantauan Cendana News, tim penguji kendaraan bermotor Dishub Lamsel juga terus melakukan pengecekan kendaraan, terutama yang belum mendapat stiker angkutan lebaran. Beberapa kendaraan mendapat pemeriksaan oleh petugas, baik fisik maupun dokumen.