Yangko, Kue Moci Jepang ala Yogyakarta

SABTU, 11 MARET 2017

YOGYAKARTA — Kota Budaya, Yogyakarta, dikenal sebagai salah-satu kota yang memiliki berbagai macam aneka kuliner khas yang tidak ditemukan di daerah lain. Salah-satunya, kue yangko, yang terbuat dari bahan tepung ketan.

Yangko Kotagede

Kue berbentuk kotak dengan tekstrur kenyal, dan rasa manis ini sepintas mirip dengan kue moci khas Jepang. Yang membedakan Yangko memiliki tekstur lebih lembek serta isi berupa campuran cincangan kacang dan gula. Bahkan kini yangko telah dikreasi dengan berbagai aneka rasa seperti strawberry, durian, melon dan lain-lain.

Salah-satu kawasan yang banyak memproduksi kue yangko adalah Kotagede. Kawasan bekas ibukota Mataram Islam ini bahkan disebut-sebut sebagai daerah cikal bakal munculnya kue yangko. Pembuat kue yangko di kawasan Kotagede, adalah Lilik Novianto (53). Warga Purbayan, Kotagede, ini sudah puluhan tahun membuat kue yangko, meneruskan usaha orangtuanya. “Sudah lama sekali, sejak dulu orang sudah membuat yangko ini. Saya hanya meneruskan,” ujarnya saat ditemui, Sabtu (11/3/2017).

Lilik mengaku biasa membuat kue yangko dalam sejumlah rasa, mulai dari rasa kacang hingga prambos. Ia juga menjual yangko dalam bentuk kreasi baru seperti rasa durian, nangka dan sebagainya. “Satu dus yangko saya jual 15 ribu rupiah, dalam sehari biasanya saya bisa menjual 30-50 dus yangko,” katanya.

Lilik menuturkan, banyaknya pembuat dan penjual kue yangko di Yogyakarta saat ini membuat pembeli memiliki banyak pilihan. Meski begitu, dari sisi pembuat sekaligus penjual seperti dirinya, hal itu berdampak pada penurunan penjualan. “Sekarang sepi, tidak seperti dulu. Pembeli jauh menurun. Saya hanya melayani pesanan saja, kalau untuk wisatawan sangat sedikit sekali,” katanya.

Lilik Novianto

Seperti halnya kue lainnya, proses pembuatan kue yangko khas Kotagede Yogyakarta ini tidak sulit. Bahan yang dibutuhkan juga relatif sederhana. Yakni, tepung ketan, tepung maizena, kacang tanah, gula pasir, sirup, santan, dan pewarna makanan.

Pembuatannya dilakukan dengan mencampur tepung dengan air dan diaduk, kemudian disaring dengan kain yang bersih. Kemudian masukkan santan dan garam, aduk hingga benar-benar merata. Setelah itu, adonan dikukus pada loyang yang telah dialasi dengan plastik hingga matang kira-kira 30-45menit.

Jika sudah matang, angkat dan dinginkan kemudian belah menjadi dua. Setelah itu, buat isinya dengan menumbuk kacang tanah yang telah digoreng sangrai, kemudian dicampur gula dan diaduk rata. Setelah jadi, taburkan bahan isi tadi ke salah-satu potongan dari adonan yangko, kemudian tutup dengan adonan yang satunya. Adonan kemudian dipotong kecil-kecil, dan ditaburi dengan tepung maizena hingga rata dan yangko siap disajikan.

Jurnalis: Jatmika H Kusmargana/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Jatmika H Kusmargana

Lihat juga...