Muslimat NU Jawa Barat, Bentuk Laskar Anti Narkoba

MINGGU, 19 MARET 2017

BANJAR — Muslimat Nahdlatul Ulama, Jawa Barat, berkomitmen membentuk laskar-laskar antinarkoba hingga ke tingkat desa untuk mengantisipasi peredaran narkoba yang dinyatakan darurat oleh Presiden Joko Widodo.

Ketua Umum Muslimat NU Jawa Barat, Dra, Hj. Ella R. Girikomala

“Ibu-ibu harus tahu dan membangun kesadaran kolektif tentang darurat narkoba, dan melakukan langkah antisipatif dan sistemik. Sistem yang dibangun di Muslimat NU adalah membangun laskar anti narkoba,” kata Ketua Umum Muslimat NU Jawa Barat, Dra, Hj. Ella R. Girikomala, di hadapan ribuan anggota Muslimat NU Kota Banjar, dalam acara peringatan hari lahir ke-71 Muslimat NU di Gedung Serba Guna, Graha Banjar Idaman, Kota Banjar, Jawa Barat, Minggu (19/3/2017).

Ella mengatakan, Pimpinan Daerah Muslimat NU Jawa Barat telah melantik sekitar 15 pengurus cabang laskar anti narkoba di 15 Kabupaten Kota, yang ada di Jawa Barat. Diharapkan, kepengurusan Muslimat NU di tingkat desa bisa memiliki tiga hingga lima orang anggota laskar anti narkoba. “Itu akan jadi bagian penguatan seluruh elemen masyarakat, yang merupakan salah-satu upaya memerangi bahaya narkoba yang sudah dinyatakan darurat oleh Presiden Joko Widodo,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, ditandatangani pula deklarasi laskar anti narkoba Muslimat NU Kota Banjar. Hadir dalam acara tersebut Ketua Muslimat NU Kota Banjar, Dra. Hj. Imas Wahidah, M.Ag, Ketua NU Kota Banjar, KH. Lili Hasanudin, M.Pd., Anggota DPRD Kota Banjar Gunawan Abdul Jawad, dan pengurus-pengurus cabang yang ada di bawahnya.

Jurnalis: Baehaki Efendi/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Baehaki Efendi

Lihat juga...