KAMIS, 30 MARET 2017
BANJAR — Diduga akibat seringnya dilalui kendaraan besar dengan muatan berat, kondisi Jembatan Cibeber di Jalan Raya Banjar-Pamarican, tepatnya di Lingkungan Sumanding Wetan, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, mengalami ambrol dan berlubang.
| Jembatan Cibeber di Jalan Raya Banjar-Pamarican yang ambles |
Akibat kejadian itu, sejumlah kendaraan roda empat dengan bobot di atas 5 ton, tidak bisa melewati jalan penghubung antar Kabupaten Ciamis dengan Kota Banjar itu. Sebagai tanda bahaya, warga bersama Dinas Perhubungan Kota Banjar, memberi tanda di lokasi jembatan yang ambrol tersebut.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dari salah seorang warga setempat, Erik, Kamis (30/3/2017), jebolnya Jembatan Cibeber di Jalan Raya Banjar-Pamarican, tepatnya di Lingkungan Sumanding Wetan, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, itu sudah terjadi sejak Rabu (29/3/2017) sore. Sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, jembatan tersebut tiba-tiba berlubang dan amblas dengan luas sekitar 4 meter dan lebar 1,5 meter. “Sudah dari kemarin ini ambrolnya, dan warga bersama Dishub Kota Banjar, berinisiatif memberi tanda bahaya, supaya tidak ada pengendara yang terperosok, dan tidak ada lagi kendaraan bertonase berat melintas di sini” terang Erik.
Sementara itu, sejumlah warga menduga jika ambrolnya jembatan tersebut akibat sering dilalui kendaraan bertonase besar dan berat, sehingga membuat kondisi jembatan itu langsung mengalami ambrol. Sejumlah warga pun berharap, Pemerintah Kota Banjar segara melakukan perbaikan jembatan itu.
Jurnalis: Baehaki Efendi/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Baehaki Efendi