KAMIS, 16 FEBRUARI 2017
MATARAM — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Muhammad Amin, meminta kepada seluruh dokter di NTB supaya, selain meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, juga bisa meningkatkan kualitas keilmuan dan profesionalismenya.
![]() |
| Wakil Gubernur NTB, Muhammad Amin |
Permintaan tersebut disampaikan Amin, menyikapi masih memprihatinkannya kualitas SDM dokter yang ada di NTB, usai menerima puluhan dokter umum dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melalui Program Intensifikasi Dokter Indonesia (PIDI) di Hotel Grand Legi Mataram, Kamis (16/2/2017). “Selain kualitas pelayanan, kualitas profesionalisme diri juga harus terus ditingkatkan dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” pinta Amin.
Menurutnya, di era moderenisasi dan perkembangan globalisasi seperti sekarang, kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan berkualitas dan memadai menjadi kebutuhan. Karena itu, kompetensi dan kualitas diri dokter harus terus ditingkatkan. Apalagi, dengan keberadaan NTB sebagai salah-satu daerah tujuan pariwisata, banyak wisatawan yang datang dan pasti membutuhkan fasilitas dan kualitas pelayanan kesehatan yang memadai. “Itu tentu menjadi peluang bagi putra-putri terbaik NTB, tapi kalau kompetensi rendah ditambah kualitas pelayanan kesehatan buruk, jelas akan ditinggalkan wisatawan,” katanya.
Ditambahkan lagi, belakangan ini banyak investor yang mau menanamkan investasinya untuk membangun rumah sakit berkelas internasional di NTB, karena dinilai memiliki prospek bagus sebagai tujuan wisatawan. Tentu, dalam perjalanannya akan membutuhkan SDM yang banyak. Kalau SDM yang dimiliki tidak disiapkan dengan baik dari sekarang, termasuk dengan meningkatkan kompetensi dan kualitas, maka bisa saja mereka akan merekrut tenaga SDM dari luar. “Sebagai bentuk dukungan upaya peningkatan SDM dokter dan tenaga medis lain, khususnya dari putra daerah NTB, izin belajar kita berikan termasuk beasiswa,” pungkasnya.
Jurnalis : Turmuzi / Editor : Koko Triarko / Foto : Turmuzi