Tanggul Sungai di Ciamis Jebol, Pemukiman Terancam

RABU, 22 FEBRUARI 2017

CIAMIS — Tanggul Sungai Cikembang Langgir di Dusun Kiarapayung RT 25-27, Desa Puloerang, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, jebol sepanjang kurang lebih 15 meter dengan ketinggian sekitar 2 meter, pada Senin (20/02) lalu sekitar pukul 04.00 dini hari. Jika tanggul yang jebol ini tidak segera diperbaiki, maka air bah akan mengancam dan masuk ke pemukiman penduduk.

Warga di atas tanah tanggul yang jebol.

Sebagai langkah antisipasi, warga memagari lokasi tanggul longsor tersebut menggunakan karung berisi pasir dan bambu. 

“Struktur tanggul ini banyak dari pasir. Sehingga mudah tergerus air. Bahkan masih ada 1 titik tanggul yang jebol hingga kini belum diperbaiki, pasalnya warga di sini masih kekurangan karung untuk menutup tanggul yang jebol tersebut,” ujar salah seorang warga setempat, Aceng (60), menuturkan di lokasi tanggul jebol, Rabu (22/02/2017).

Aceng mengatakan, sejak datang musim hujan, warga mulai was-was. Pasalnya, tanggul sungai kritis, semakin hari semakin menipis apalagi masih ada tanggul jebol yang belum diperbaiki. Karena tekstur tanggul memang didominasi pasir. Sehingga, cepat amblas ketika tergerus arus.

“Diperparah lagi masih ada tanggul yang jebol belum diperbaiki,” katanya.

Meski kondisinya kritis, lanjut Aceng, sejauh ini belum ada upaya penanganan serius dari pihak terkait. Dinas terkait belum ada yang datang dan melihat tanggul yang jebol ini. Sehingga pihak desa dan warga beramai-ramai kerja bakti memasang ratusan karung berisi pasir dan bambu, bantuan dari BBWS Citanduy, BPBD Kota Banjar, sebagai penahan.

“Pemasangan karung berisi pasir dan bambu ini bertujuan untuk meminimalisir terjadinya tanggul jebol susulan. Kami berharap, pemerintah segera memperbaiki tanggul sungai ini. Sebab, jika dibiarkan, tanggul  bisa jebol dan mengancam pemukiman di sepanjang DAS (Daerah Aliran Sungai),” pungkas Aceng.

Jurnalis: Baehaki Efendi / Editor: Satmoko / Foto: Baehaki Efendi

Lihat juga...