![]() |
| Konferensi Pers PSM setelah pertandingan. |
Tren
- Prioritas Penerima Zakat Fitrah Era Kontemporer
- Penentuan Ramadhan–Syawal: Muhammadiyah–NU–Pemerintah
- Two-State Solution: Mendobrak Jalan Buntu
- Palestina di Tengah Kisah Pengusiran dan Kembalinya Yahudi
- Trenggalek: Kampung Tematik Lebaran
- Railway Scenic Index
- MBG dalam Perspektif Syariah
- Tradisi Mengucap Minal Aidizin Wal Faizin
- Perang AS-Israel vs Iran: Siapa Untung, Siapa Buntung
- Ramadhan Terasa Cepat
JUMAT 17 FEBRUARI 2017
BANDUNG—PSM Makassar “ngamuk” di laga pemungkas fase penyisihan Piala Presiden 2017, seusai menjungkalkan Persiba Balikpapan dengan skor 3-1, di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (17/2).
Tiga gol PSM dicetak Hamka Hamzah di menit ke-7, Ghozali Siregar menit ke-9 dan Willen Jan Pluim menit 21. Sementara Gol Persiba tercipta setelah turun minum di menit ke-57 oleh Marlon da Silva dari sudut sempit.
Kendati unggul, namun peluang skuad Juku Eja melaju ke babak delapan besar tipis. Mengingat tumbang pada dua laga sebelumnya, yaitu saat kalah 0-1 oleh Persib Bandung dan 1-2 dari Persela Lamongan.
Pelatih PSM, Robert Rene Albert mengakui pertandingan kontra Persiba ini cukup panas. Namun dia puas sebab tak ada penggawanya yang mendapat cedera.
“Saya senang pemain kita tidak ada yang cedera. Kalau melihat tim lain sudah ada yang cedera parah padahal ini baru turnamen pramusim,” kata Rene seusai laga.
Dari awal, dia menegaskan, timnya memang tidak dituntut harus menang dalam setiap laga di Piala Presiden. Menurut dia, tak akan efektif bilamana pemain dituntut juara semantara persiapan masih minim.
“Kalau kalah dikritik terlalu banyak, ini yang harus saya sampaikan kepada orang-orang yang lain,” ucapnya.
Sementara itu, Gelandang Bertahan PSM Rizky Pellu semringah timnya bisa menuntaskan laga ketiga di fase grup ini dengan maksimal. Dia tak menampik, pertandingan lawan Persiba ini sangat melelahkan.
“Saya senang tadi kita dapat hasil yang baik, pertandingan tadi Cukup panas,” kata Rizky.
Sebagai pemain, Rizky menganggap setiap laga di Piala Presiden 2017 sebagai ajang pemantapan jelang kompetisi. Dia bersyukur, pelatih memberikannya kesempatan tampil.
“Hasil akhir tidak terlalu penting, yang patut kita syukuri sekarang tidak ada yang cedera,” pungkasnya.
Jurnalis: Rianto Nudiansyah/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Rianto Nudiansyah
Lihat juga...