SELASA, 14 FEBRUARI 2017
MANADO — Pasca banjir bandang yang terjadi di Kota Bitung, Sulawesi Utara, Minggu (12/2/2017), kemarin, hingga kini bantuan kemanusiaan terus berdatangan ke lokasi bencana. Salah-satunya dari PT Cargil Indonesia yang berada di Sulut.
![]() |
| Penyerahan bantuan |
Bantuan yang diserahkan oleh PT Cargil Indonesia berupa selimut 150 lembar, beras 250 kilogram, mie instan 25 dos, dan air mineral 45 dos. Plant Manado PT Cargil Indonesia Sulut, Imelda Tandako, mengatakan, bantuan diserahkan kepada korban banjir bandang di dua tempat berbeda. Pertama, di Kantor BPBD Kota Bitung, dan kedua di lokasi pengungsian di Gereja GMIM Efata Aertembaga, yang diterima langsung oleh Lurah setempat.
“Bantuan yang kami serahkan ini memang nilainya tidak seberapa. Namun, kami berharap bisa meringankan penderitaan para korban banjir bandang dan tanah longsor, terutama mereka yang masih berada di lokasi pengungsian”, kata Imelda, didampingi Koordinator CSR PT Cargil Indonesia, Amurang Marthen Sorongan, Selasa (14/2/2017) di Manado.
Lebih lanjut, Imelda dan Marthen menambahkan, pasca bencana alam di Kota Bitung, pihaknya berharap korban banjir bandang dan tanah longsor bisa segera kembali ke tempat mereka dengan kondisi sehat, dan rumah warga yang rusak akibat banjir dan longsor bisa segera mendapatkan ganti-rugi dari Pemerintah, sehingga mereka bisa tinggal di tempat yang layak.
Jurnalis: Ishak Kusrant/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Ishak Kusrant