KPU RI Gelar Sosialisasi Calon Tunggal Pilkada di Papua

SABTU, 4 FEBRUARI 2017

JAYAPURA — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) menggelar sosialisasi dan simulasi pencoblosan calon tunggal Pilkada Kota Jayapura di Tempat Pemunguan Suara (TPS) 07, Kelurahan Asano, Distrik Abepura, Sabtu (04/02/2017).

Sosialisasi Calon Tunggal Pilkada di Papua

Kepala Biro Teknis dan Humas Setjen KPU RI, Sigit Joyowardono dalam sosialisasi tersebut menjelaskan, saat mencoblos pada kertas surat suara Pilkada nanti di Kota Jayapura hanya satu calon, sehingga masyarakat mempunyai pilihan ‘Ya’ atau ‘Tidak’.

“Yang bergambar atau calon tersebut atau memilih tidak pada kolom yang tak bergambar,” kata Sigit dalam sosialisasi itu.

Ia juga menjelaskan, apabila saat perhitungan suara nantinya, banyak pilihan di kolom putih atau tak ada gambar calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura, maka secara otomatis pemilu akan diulang atau dimulai dari awal lagi pada tahap pendaftara calon-calon. Kalau nanti ada perselisihan saat rekapitusasi suara, dapat dilakukan pemberatan oleh tim pemantau sah yang diakui KPU Kota Jayapura maupun KPU Papua.

“Itu ada dalam keputusan Mahkamah Konstitusi nomor 4 tahun 2015. Nanti pemantau bisa memberikan keberatan di MK. Pemantau sendiri harus mendaftar di Kota Jayapura, apakah sudah memenuhi syarat, artinya bukan pemantau liar tapi yang sah adalah pemantau yang sudah diakui di KPU Kota Jayapura maupun KPU Papua,” tuturnya.

Sugeng, salah satu peserta sosialisasi yang juga warga kelurahan Asano mengaku baru pertama kali ikuti sosialisasi tentang pilkada calon tunggal.

“Kalau pemilu sebelumnya kan ada beberapa pilihan calon, tahun ini tidak ada. Makanya ini penting, saya bisa tahu cara mencoblosnya,” kata Sugeng.

Sosialisasi tersebut dilanjutkan dengan simulasi pencoblosan, layaknya tahapan Pilkada Serentak di Kota Jayapura sedang berlangsung. Dimana sekitar lima puluhan warga setempat antusias ikuti simulasi tersebut.

Sekedar diketahui, Pilkada Serentak di Papua yang jatuh pada 15 Februari 2017 mendatang akan diikuti 10 kabupaten dan satu kota yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Sarmi, Kepulauan Yapen, Tolikara, Dogiyai, Nduga, Lanny Jaya, Mappi, Intan Jaya dan Puncak Jaya.

Jurnalis : Indrayadi T Hatta / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Indrayadi T Hatta

Lihat juga...