KAMIS, 5 JANUARI 2017
MATARAM —Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Nusa Tenggara Barat (NTB), Sukisto, menyatakan, untuk terus menekan peredaran dan penyelundupan narkoba di NTB, pengawasan pintu masuk NTB seperti di bandara dan pelabuhan akan diperketat. Pengetatan pengawasan di semua pintu masuk dilakukan, karena kerap menjadi jalan para pelaku pengedar narkoba dari luar, masuk NTB dengan berbagai modus.
![]() |
| Kepala BNN NTB, Sukisto. |
“Pengawasan sendiri dilakukan dengan menjalin kerjasama dengan otoritas bandara, petugas bea cukai, aparat Kepolisian dan TNI, yang mengawasi setiap masyarakat maupun WNA saat keluar masuk di Bandara Lombok Internasional Airpot (LIA),” terang Sukisto di Mataram, Kamis (5/1/2017). Selain bandara dan pelabuhan, sejumlah objek wisata juga menjadi sasaran, terutama objek wisata NTB yang selama ini menjadi tujuan utama wisatawan Nusantara maupun mancanegara. Mengingat objek wisata menjadi pusat keramaian yang rawan sebagai tempat peredaran narkoba, seperti Senggigi dan Tiga Gili di Kabupaten Lombok Utara.
“Antisipasi dini senantiasa akan terus dilakukan, anggota juga selalu disiapkan memonitor di setiap objek wisata termasuk kalau ada anggota yang terlibat juga akan kita tindak tegas,” katanya.
Jurnalis: Turmuzi / Editor: Satmoko / Foto: Turmuzi