Tabur Puja Damandiri Bantu Modal Usaha Hingga Bisa Kuliahkan Anak

SABTU, 14 JANUARI 2017

JAKARTA — Jejak Pemberdayaan Yayasan Damandiri — Sodirin, atau akrab disapa Bang Dul, pria asal Pontianak yang merantau di Jakarta mempersunting seorang gadis asal Purbalingga sebagai isterinya. Dari hasil pernikahannya, ia dikaruniai empat orang anak. Pekerjaan sehari-hari Sodirin adalah jual beli barang bekas di sekitar tempat tinggalnya, yakni Kavling Kowilhan (Komando wilayah pertahanan), RT07 RW05, Kelurahan Setu, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.
Proses pembayaran cicilan Sodirin sampai masuk buku Tabur Puja

Sodirin merupakan anggota Tabur Puja (Tabungan Kredit Pundi Sejahtera) Posdaya Kenanga Setu binaan Yayasan Damandiri yang beralamat di RT05, RW05, Kelurahan Setu, Cipayung, Jakarta Timur. Asal mula menjadi anggota Tabur Puja karena direferensikan oleh Ketua Posdaya Kenanga Setu, Ibu Akustika atau akrab disapa Tika.

“ Sodirin pria rajin, ulet dan bisa dipercaya, itulah mengapa saya berani mereferensikan dia untuk ikut Tabur Puja,” kata Tika kepada Cendana News.

Pinjaman Tabur Puja putaran pertama Sodirin sejumlah dua Juta rupiah. Tenor atau jangka waktu pengembalian pinjamannya selama 10 bulan atau 10 kali cicilan. Januari 2017 terhitung sebagai bulan kelima pembayaran cicilan Sodirin, sehingga ia harus datang ke Hari Kas Tabur Puja Posdaya Kenanga Setu, yang jatuh pada hari Jumat setiap pekannya. Hari Kas itu sendiri adalah waktu dimana anggota Tabur Puja menerima pencairan pinjaman maupun melakukan pembayaran cicilan pinjaman masing-masing.
Asal mula kerja sama Sodirin dengan Damandiri berawal dari kebutuhan modal usaha yang berbarengan dengan keinginan anak pertamanya untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Biasanya, saat butuh modal jual beli barang bekas, induk semang atau agen pengepul barang bekas akan meminjamkan modal tersebut. Tapi kali ini ia mengurungkan niatnya, karena jika meminjam lewat induk semang, ia harus mengembalikan modal tersebut secara utuh setelah dipotong keuntungan sesaat setelah barang bekas miliknya laku terjual. Sodirin butuh tenggang waktu bertepatan dengan kebutuhan biaya kuliah anaknya.
Sodirin

Tabur Puja solusi yang telah meringankan beban Sodirin. Karena jika tidak, ia harus mengorbankan salah satu, antara biaya kuliah anaknya atau modal usaha. Dan keputusannya untuk bergabung dengan Tabur Puja telah memungkinkan meraih keduanya sekaligus.

“ Itulah mengapa saya pinjam melalui Tabur Puja. Di satu sisi, butuh modal, di sisi lain, anak punya niat melanjutkan sekolah. Dan keputusan saya adalah langkah tepat,” kata Sodirin kepada Cendana News.

Dalam usianya yang sudah 39 tahun, dengan usaha jual beli barang bekas, Sodirin harus mampu membiayai emat orang anak sekaligus. Anak pertama yang baru masuk perguruan tinggi, anak kedua yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), anak ketiga yang baru masuk Sekolah Dasar (SD) serta anak terakhirnya yang sudah mencukupi usia masuk Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD.

Sodirin tidak khawatir lagi, karena dengan cicilan yang sudah mendekati pelunasan, ternyata ia sudah memiliki rencana lagi ke depannya.

“ Jika sudah lunas, saya mau lanjut ambil pinjaman lagi. Katanya pinjaman bisa tiga juta rupiah pada putaran kedua jika simpanan saya bagus serta cara membayar cicilan saya dinilai baik. Saya rasa sejauh ini keduanya bagus dan lancar,” Sodirin menutup perbincangan dengan Cendana News.
Tekad dan kesungguhan Sodirin adalah yang menyelamatkannya. Tapi yang terutama adalah bagaimana Sodirin mampu mengambil keputusan cepat disaat yang tepat. Harapan ke depan Sodirin tidaklah berlebihan, karena ia ingin bekerja lebih giat agar anak pertamanya bisa lulus kuliah lalu mendapat pekerjaan agar bisa membantu biaya adik-adiknya.

Jurnalis : Miechell Koagouw / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Miechell Koagouw

Lihat juga...