Seratusan Mahasiswa Aksi Dukung KPK Tuntaskan Kasus Korupsi di Klaten

SELASA 3 JANUARI 2017

SOLO—Seratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Klaten, Jawa Tengah menggelar aksi unjuk rasa di depan Setda Klaten. Para mahasiswa ini mendesak tak hanya kasus dugaan suap mutasi yang melibatkan Bupati Klaten Sri Hartini, tetapi dugaan kasus korupsi lain juga minta diusut tuntas. 
Demo mahasiswa Klaten. 
Aksi mahasiswa di Klaten ini diawali di Rumah Dinas Bupati, Jalan Pemuda. Di rumah dinas yang menjadi lokasi penangkapan terhadap Bupati Klaten yang belum ada satu tahun menjabat itu, mahasiswa melakukan berbagai orasi. Tak hanya itu, mahasiswa juga sangat prihatin dengan apa yang menimpa Bupati Klaten, karena sebagai pimpinan tidak bisa menjadi contoh baik bagi rakyatnya. 
“Apa yang terjadi di Klaten sangat disayangkan, karena dengan tertangkap tangan KPK menggambarkan pemerintahan di Setda Klaten bermasalah. Kita dukung penegak hukum untuk tuntaskan kasus yang lain,” ucap Koordinator Aksi Hajrianto kepada Cendana News, Selasa (3/1/2017). 
Aksi mahasiswa yang dilanjutkan ke Setda Klaten ini juga membawa sejumlah spanduk dan poster yang berisi desakan penegak hukum untuk mengungkap kasus-kasus yang lain. Menurut mahasiswa kasus dugaan korupsi di Klaten masih banyak, selain kasus suap jabatan dalam pengisian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Setda Klaten. 
“Berbagai dugaan kasus korupsi mega proyek di Klaten masih banyak yang belum terungkap. Seperti kasus buku ajar di dunia pendidikan, kasus pembangunan terminal juga kasus pembangunan Masjid Al Aqso Klaten,” jelas Hajrianto. 
Tertangkapnya Bupati Klaten Sri Hartini, imbuh dia hanya merupakan kasus kecil yang ada di Klaten. Oleh karena itu, mahasiswa mendesak agar kasus-kasus lain segera dituntaskan. “Mahasiswa akan terus mengawal jalannya kasus hukum yang melibatkan Bupati Klaten. Kami juga mendukung dan mendesak kepada KPK maupu penegak hukum lainnya untuk mengusut kasus dugaan korupsi yang lain,” pungkasnya. 
Aksi ini pun diakhiri dengan memasang bendera hitam di pagar Setda Klaten sebagai simbol matinya pemerintahan di Kabupaten Klaten. Aksi mahasiswa mendesak penuntasan berbagai kasus itu juga dikawal ketat oleh aparat kepolisian. 
Jurnalis: Harun Alrosid/Editor: Irvan Sjafari/Foto; Harun Alrosid
Lihat juga...