![]() |
| Tim khusus anti bandit (tekab) 308 Polres Lampung Selatan saat menangkap dua pelaku kasus pembunuhan di Pantai Sebalang. |
Tren
- Kenapa Gaza “di Transaksikan” dengan Iran ?
- Desakan Indonesia Keluar BoP Sejalan Kehendak Israel
- Jatuh Bangun Peradaban dalam Al-Qur’an
- Lupa Prabowo Teman Raja Jordan
- Perintah-Larangan dan Kebahagiaan Otentik
- Islamisme Reaktif Menghidupkan Industri Perang
- Bertemu Langsung Titiek Soeharto, Warga Keluhkan Kondisi Lahan Sawah Tak Produktif
- MUI Ketika Cenderung Politis
- BoP, Paradoks Aktivis Muslim
- Prabowo dalam Pusaran Elit Global
SELASA 3 JANUARI 2017
LAMPUNG—Jajaran satuan reserse dan kriminal (Satreskrim) Polres Lampung Selatan berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap Pulung Zakaria (40) warga Dusun Alangalang Desa Sidomekar Katibung Kabupaten Lampung Selatan. Tim buru sergap yang melakukan pencarian terhadap pelaku pembunuhan tersebut akhirnya berhasil menangkap para pelaku yang kabur dan bersembunyi di beberapa lokasi setelah menjual barang barang yang diambil dari korban yang telah mereka bunuh.
Kasatreskrim Polres Lampung Selatan AKP Rizal Effendi mendampingi Kapolres Lampung Selatan AKBP Adi Ferdian Saputra mengaku jumlah pelaku yang diamankan dalam kasus pembunuhan tersebut berjumlah sebanyak dua orang.
AKP Rizal Effendi mengaku sempat mengalami kesulitan dalam mengungkap kasus pembunuhan tersebut namun berkat upaya Satreskrim melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta saksi saksi pihaknya berhasil mengungkap kasus tersebut. Tim khusus anti bandit (Tekab) 308 Polres Lampung Selatan bahkan menangkap pelaku bernama rendi renaldi (14) warga Desa Cintamaya Babatan Kecamatan Katibung yang sehari hari tidak memiliki pekerjaan dan Ronald Juliansayah (20) yang sehari hari bekerja sebagai buruh. Selain kedua pelaku tim Tekab 308 masih memburu sebanyak 4 pelaku lain yang masih menjadi daftar pencarian orang (DPO).
“Kita berhasil amankan dua pelaku dan empat pelaku lain masih dalam pengejaran dan untuk motif pelaku sementara masih dalam pendalaman karena dugaan awal ingin mengambil barang barang korban terutama kendaraan korban yang telah dijual,”ungkap Kasatreskrim Polres Lampung Selatan AKP Rizal Effendi mendampingi Kapolres Lampung Selatan AKBP Adi Ferdian Saputra , Selasa (3/1/2017).
Dua pelaku yang diamankan di persembunyiannya tersebut menurut AKP Rizal Effendi masih diperiksa intensif untuk mengetahui persembunyian keempat pelaku lain yang belum ditangkap. Pihak Polres Lampung Selatan bahkan telah mengejar beberapa pelaku yang belum tertangkap diantaranya Mirhan bin Helmi (DPO), Andre bin Jauhari (DPO), Aji bin Wandi (DPO0, Ferry yang hingga kini masih dalam pelarian.
Berdasarkan keterangan tersangka yang telah ditangkap, para pelaku sengaja mengincar korban untuk mengambil kendaraan yang dibawanya. Para pelaku bahkan menggunakan modus pura pura untuk diajak pesta bakar bakar ayam. Saat korban Pulung Zakaria membonceng pelaku yang bernama Andre (DPO) selanjutnya dibawa ke arah pantai Sebalang Kecamatan Katibung dan diiringi dengan dua kendaraan bermotor tersangka lain. Sesampainya di Pantai Sebalang para pelaku membunuh korban dengan menggunakan kayu dan senjata tajam dan menjual kendaraan korban ke Kecamatan Tanjung Bintang.
“Para pelaku sengaja menjual kendaraan korban dan hasil penjualan kendaraan bermotor sebesar Rp3 juta dibagi untuk enam pelaku yang terlibat tersebut,”ungkap AKP Rizal Effendi.
Akibat perbuatannya para pelaku pebunuhuhan tersebut menurut AKP Rizal Effendi terancam dikenai pasal 340 KUHP tentang pembunuhan dengan direncanakan dengan ancaman hukuman hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara sementara selama-lamanya 20 tahun.
Sebelumnya mayat pria tanpa identitas ditemukan warga di Pantai Sebalang Desa Tarahan Kecamatan Katibung Kabupaten Lampung Selatan pada Minggu (25/12/2016) lalu. Korban yang akhirnya teridentifikasi bernama Pulung (40) warga Dusun Alangalang Desa Sidomekar Katibung Kabupaten Lampung Selatan tersebut ditemukan dalam kondisi mengalami beberapa luka dengan benda tajam. Setelah ditemukan warga dan dibawa ke rumah sakit umum Bob Bazaar Kalianda jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan.
Jurnalis: Henk Widi/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Henk Widi
Lihat juga...