Pertunjukan Lumba-lumba Tetap Berlangsung, Pemerintah Pusat Diminta Peduli

SENIN, 23 JANUARI 2017

BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan mengharapkan pertunjukan lumba-lumba yang berlangsung dapat menjadi perhatian pemerintah pusat karena menjadi polemik di daerah. Mengingat sejak sebelum pertunjukan hingga pertunjukan berlangsung, aktivis pecinta alam dan lingkungan hidup di kota minyak telah melakukan aksi protes karena lumba-lumba merupakan hewan yang dilindungi.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Balikpapan, Suryanto.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Balikpapan, Suryanto, mengatakan, aspirasi yang disampaikan masyarakat dan LSM akan jadi agenda untuk disampaikan ke pemerintah  pusat.

“Ini jadi agenda kami, usulan seperti ini harus diaspirasikan dan harus dihentikan karena polemik di masyarakat. Walaupun hewan dari penangkaran atau alam kan mereka sama-sama hewan,” katanya saat ditemui Senin, (23/1/2017).

Pihaknya meyakini, pemerintah di daerah tidak akan tinggal diam karena penolakan seperti ini harus dikemukakan ke pemerintah pusat.

Terkait pertunjukan tersebut, Suryanto menyebutkan, sudah mengecek kelengkapan termasuk dokter hewan dan hewan lumba-lumbanya sendiri.

“Sekarang ini, kita nggak bisa hentikan karena izinnya sendiri sudah lengkap dari pusat. Koordinasi ke Badan Konservasi Sumber Daya Alam juga sudah dilakukan,” tandasnya.

Meski demikian, pihaknya menghargai pendapat dan sikap LSM seperti Aliansi Penyelamatan Satwa yang menolak kegiatan tersebut.

Jurnalis: Ferry Cahyanti/ Editor: Satmoko / Foto: Ferry Cahyanti

Lihat juga...