Empat Anggota TNI AL yang Hilang Kontak di Perairan Philipina Belum Ditemukan

KAMIS, 5 JANUARI 2017

MANADO — 23 hari hilang kontak, sejak tanggal 14 Desember 2016 silam di perairan Philipina, empat Anggota TNI AL yang mengawal kapal penangkap ikan FB Nurhana milik warga negara asing (WNA) asal Philipina yang diamankan di perairan Philipina hingga kini belum ditemukan.
Laksamana Muda Supartono, Ayah Letda Laut Faisal Dwi AR 
Menurut ayah dari korban Faisal Dwi AR, Laksamana Muda AL Supartono, sejak hilang kontak 14 Desember 2016 silam, hingga kini tim dari Angkatan Laut Armada Timur (Koarmatim) masih melakukan pencarian namun memasuki hari ke 23 mereka belum ada kabar, termasuk putranya Letda Laut Faisal Dwi AR yang ikut mengawal di atas kapal FB Nurhana milk nelayan Philipina yang di tangkap di perairan Samudra Pasifik perbatasan Indoenesia dan Philipina.
Supartono menyatakan, sebagai keluarga ia berharap anaknya bisa segera ditemukan dan ada kabar dari mereka, karena sejak hilang kontak status empat anggota TNI AL itu termasuk putranya belum ada kejelasan.
“Kami sebagai keluarga tiap malam sudah melakukan doa bersama, dan berharap putra kami bersama tiga rekannya bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat dan sehat,”sebutnya kepada Cendana News, Kamis (5/1/2017).
Empat anggota TNI AL KRI Layang 635 yang hilang
Seperti diketahui, Tim Kawal KRI Layang 635 pada tanggal 14 Desember 2016 silam melakukan penangkapan terhadap kapal milik WNA asal Philipina FB Nurhana bersama 24 anak buah kapal (ABK), saat akan dibawah menuju pangkalan TNI AL Melonguane di Kabupaten Kepuloan Sangihe, empat anggota TNI AL ikut di atas kapal bersama 3 ABK kapal FB Nurhana, namun saat dalam perjalanan kapal FB Nurhana hilang kontak dan hingga kini belum di temukan.

Jurnalis : Ishak Kusrant / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Ishak Kusrant

Lihat juga...