Tingkatkan Minat Baca, Agupena Flotim Perkenalkan Buku Sejak Dini kepada Anak

KAMIS, 5 JANUARI 2017

LARANTUKA — Asosiasi Guru Penulis Nasional (Agupena) Cabang Flores Timur (Flotim) memiliki komitmen untuk memperkenalkan minat baca kepada anak-anak sejak usia dini. Demikian disampaikan Ketua Agupena Cabang Flores Timur (Flotim), Maksimus Masan Kian, saat dihubungi Cendana News, Kamis (5/1/2017) sore.

Anak-anak Flotim riang mendapatkan buku bacaan bermutu.

Dikatakan Maksi, sapaannya, membaca menjadi sebuah aktivitas yang mestinya ditekuni setiap anak yang sudah duduk di bangku sekolah. Tapi, nyatanya minat membaca di kalangan anak-anak teristimewa di Flores Timur masih minim.

“Soal minat baca, sekian hasil survei menempatkan Indonesia pada urutan buntut dari seribu orang Indonesia, yang memiliki minat membaca hanya satu orang. Hasil survei ini, menunjukkan adanya masalah berkaitan dengan minat baca di Indonesia,” ungkapnya.

Banyak imbauan dan nasihat, sebut Maksi, digaungkan untuk mengajak orang mencintai aktivitas membaca, namun tidak disadari untuk menghidupkan semangat membaca mestinya banyak hal yang perlu dipersiapkan. Bahan bacaan, kata guru di SMPN 1 Lewolema ini, tentu menjadi satu syaratnya. Selain itu tersedianya Taman Baca, Pondok Baca, Teras Baca, Pojok Baca, Perpustakaan Desa, Perpustakaan Daerah, dan Perpustakaan Sekolah, semuanya perlu disiapkan secara baik. Jika semua yang disebutkan di atas, kata Maksi, belum dipersiapkan secara matang, maka harus ada upaya lain untuk menumbuhkan minat baca di masyarakat terutama anak-anak usia dini.

“Mari gerakkan aksi kecil-kecilan untuk meningkatkan minat baca di kalangan anak-anak yakni memperkenalkan mereka dengan buku sejak dini,” imbaunya. Dengan mengajarkan anak-anak membaca, tutur sarjana jebolan Universitas Katolik Widya Mandira Kupang ini, pengetahuannya akan terekam dalam memori otak, wawasan bertambah, ilmu pengetahun bertambah serta mampu memacu kreativitas. Hasil yang diperoleh dari aktivitas membaca, sebut jebolan FKIP ini, tentu tak langsung terasa usai membaca sebuah buku, namun bisa jadi menjadi alternatif sumber penghasil kecerdasan dan kejeniusan anak di masa yang akan datang.

Maksimus Masan Kian, Ketua Agupena Flotim bersama anak-anak menggiatkan minat baca sejak dini.

“Kita tidak sekadar membutuhkan kata-kata untuk mendorong aktivitas membaca di kalangan anak-anak namun jauh dari itu butuh aksi dan gerakan,” terangnya. Walau berskala kecil, kata Maksi, Agupena Flotim selalu membagi buku kepada anak-anak sekolah. Khususnya usia sekolah dasar lewat Gerakan Katakan dengan Buku. Gerakan dan aksi ini dilakukan untuk membangkitkan semangat membaca dan semestinya kegiatan positif ini digiatkan bukan hanya oleh komunitas namun semua pihak terutama Dinas Pendidikan. Bernadus Beda Keda, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (PPO) Kabupaten Flotim, tutur Maksi,  memberi apresiasi atas gerakan menyapa anak dengan buku. Menurut Kadis PPO Flotim, sambungnya, pekerjaan guru itu mulia karena karya pelayanannya. Diharapkan Gerakan Katakan dengan Buku yang saat ini sedang digiatkan di Kabupaten Flotim mampu mendongkrak minat baca anak-anak Flores Timur.

Jurnalis: Ebed de Rosary / Editor: Satmoko / Foto: Ebed de Rosary

Lihat juga...