2016, BI Balikpapan Hancurkan Rp882 Miliar Uang Kertas Tak Layak

KAMIS, 5 JANUARI 2017

BALIKPAPAN — Tingkat kelayakan uang kertas Rupiah yang beredar di Balikpapan tercatat oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan dalam kondisi layak. Hal itu berdasarkan survei untuk mengecek tingkat kelayakan (soil level) uang yang beredar per semester.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan Suharman Tabrani saat sosialisasi uang rupiah emisi 2016
Kepala Perwakilam Bank Indonesia Balikpapan, Suharman Tabrani mengungkapkan, tingginya tingkat kelayakan uang itu mengindikasikan keberhasilan program kas keliling di sejumlah pasar tradisional dalam layanan penukaran uang untuk masyarakat.
“Tingkat kelayakan ini membuktikan juga masyarakat memiliki respon yang baik dalam penukaran uang. Mobil kas keliling yang berjalan ke pasar tradisional mencapai sasaran,” ucapnya saat sosialisasi uang rupiah di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Kamis (5/1/2017).
Jumlah uang kertas tak layak yang dimusnahkan pada 2016 mencapai Rp882 miliar. Jumlah itu meningkat dari tahun 2015 yang hanya mencapai Rp399 miliar.
“Meningkatnya uang tak layak yang dimusnahkan itu membuktikan hal yang positif, artinya sudah banyak masyarakat yang menukarkan uang yang lusuh ke BI,” tandasnya.
Suharman menuturkan, survey untuk mengecek tingkat kelayakan uang yang beredar dilakukan per semester. Dari survey tersebut ditemukan tingkat kelayakan uang pecahan besar mulai Rp20.000-Rp100.000 berada dilevel 13.
Kendati demikian, pihaknya juga menghimbau agar memperlakukan uang kertas dengan baik yakni dengan tidak melipat, mencoret-coret dan membasahi uang.

Jurnalis : Ferry Cahyanti / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Ferry Cahyanti

Lihat juga...