Amien Rais : Kekuasaan Ekonomi dan Politik Telah Dikuasai Asing

MINGGU, 22 JANUARI 2017

YOGYAKARTA — Tokoh reformasi yang juga mantan ketua MPR RI, Amien Rais menyebutkan, situasi atau kondisi bangsa saat ini, khususnya semenjak masa reformasi, terasa semakin gelap. Hal itu disebabkan oleh fakta bahwa kekuasaan politik maupun kekuasaan ekonomi negara berada di genggaman satu tangan, yakni kelompok asing, baik melalui agen ataupun antek-anteknya.

Amien Rais

“Itu yang terjadi saat ini. Itu fakta objektif dan saya tidak mengada-ada,” ujarnya kepada Cendananews, seusai menghadiri acara pelantikan pengurus kader Korps Alumni HMI, wilayah DIY, di Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia, Jalan Cik Ditiro, Yogyakarta, Minggu (21/1/2017).

Amien mengingatkan, agar semua elemen bangsa untuk senantiasa waspada terhadap situasi tersebut. Dimana saat ini hampir semua bidang perekonomian telah dikuasai oleh Cina, sementara bidang-bidang lainnya seperti pertambangan di bagian Indonesia timur dikuasai oleh Amerika.

“Kita hanya dapat ampas, dan menjadi bangsa kuli di negri sendiri,” ungkap mantan ketua PP Muhammadiah itu.

Amien menegaskan, tudingan tersebut tidak ada urusan dengan masalah SARA ataupun kebencian pada etnik maupun kelompok tertentu. Sebab kenyataanya, pihak-pihak tersebut sudah sedemikian jauh menguasai perekonomian nasional.

“Contoh paling mudah itu, 80 persen tanah di DKI sekarang, dimiliki oleh asing. Sementara sisanya dibagi-bagi untuk semua suku bangsa di Indonesia. Jelas ini sangat bahaya,” ujarnya.

Menurut Amien, rumus yang paling mendasar untuk melihat kondisi tersebut adalah, kombinasi antara kekuasaan putih (pemerintahan yang sah-red), serta kekuasaan asing, dalam satu tangan, pasti akan menimbulkan ketidakadilan, tirani dan eksploitasi. Dan itulah kondisi yang terjadi saat ini.

“Tanyakan pada Jokowi kenapa ini sampai terjadi,” tegasnya.

Jurnalis : Jatmika H Kusmargana / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Jatmika H Kusmargana

Lihat juga...