LAMPUNG—Tabung gas non subsidi ukuran 5,5 kilogram yang didistribusikan oleh PT Pertamina sudah mulai dijumpai di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), tingkat agen hingga tingkat pengecer. Kehadiran tabung LPG dengan warna cerah dengan nama Bright Gas tersebut menurut Azhari selaku petugas pengawas non BBM di SPBU COCO 21.101.02 Desa Kekiling Kecamatan Penengahan Lampung Selatan.
Azhari menunjukkan tabung gas ukuran 5,5 kilogram non subsidi.
Azhari mengungkapkan setelah resmi dilepas ke pasaran selama hampir satu bulan terakhir ia mengaku tingkat permintaan terhadap tabung gas elpiji berwarna pink cerah tersebut masih sepi peminat karena masyarakat terutama konsumen di tingkat pedesaan masih memilih tabung subsidi ukuran 3 kilogram dengan harga yang lebih murah.
Azhari mengakui pihak Pertamina sebetulnya telah melakukan sosialisasi dan memperkenalkan tabung gas ukuran 5,5 kilogram tersebut sejak sebulan sebelumnya khusus di Lampung Selatan, namun stok yang disediakan sebanyak puluhan tabung hingga kini masih belum banyak yang membeli. Selain harga lebih mahal dibanding tabung gas ukuran 3 kilogram di tingkat pengecer yang bisa mencapai harga Rp22 ribu dan di SPBU SPBU COCO 21.101.02 Desa Kekiling hanya Rp17 ribu per tabung faktor lain akibat warga belum begitu familiar dengan tabung gas baru yang mulai dipasarkan tersebut.
“Sudah ada sebulan lamanya namun permintaan masyarakat masih terbatas kalaupun ada yang datang ke sini biasanya untuk membeli tabung gas ukuran 3 kilogram dan ukuran 12 kilogram,”terang Azhari petugas pengawas non BBM di SPBU COCO 21.101.02 Desa Kekiling Kecamatan Penengahan saat ditemui Cendana News, Jumat (9/12/2016).
Meski masih sepi peminat namun berdasarkan perhitungan efesiensi dengan harga selisih yang tak terlalu besar ke depan warga akan beralih ke tabung ukuran 5,5 kilogram dengan masa pemakaian yang lebih lama. Selain dijual di SPBU resmi Pertamina sebagian gerai gerai resmi juga sudah mulai memasarkan tabung gas ukuran 5,5 kilogram tersebut. Pihak SPBU COCO 21.101.02 Desa Kekiling bahkan memasang harga awal tabung kosongan tanpa isi dengan harga Rp260.000,- sementara tabung ukuran 5,5 kilogram dengan isi dijual dengan harga Rp325.000 dan isi ulang tabung gas non subsidi ukuran 5,5 kilogram tersebut dijual dengan harga hanya Rp65.000.
Berdasarkan keterangan pihak Pertamina, tabung dengan merk Bright Gas ukuran 5,5 kilogram tersebut memiliki keunggulan diantaranya dilengkapi dengan fitur tabung yang lebih aman dan lebih menjamin kualitas dan isi elpiji dalam tabung. Tabung ini lebih istimewa karena memiliki fitur katup ganda DSVS (Double Spindle Valve System) yang dua kali lebih aman dalam mencegah kebocoran pada kepala tabung. Selain ukuran 5,5 kilogram pihak Pertamina melalui SPBU Desa Keliling juga menjual Bright Gas dengan ukuran 12 kilogram.
Meski permintaan masih sepi namun stok tabung ukuran 5,5 kilogram tersebut menurut Azhari dipastikan aman termasuk ketersediaan tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram atau dikenal dengan tabung melon. Saat ini SPBU Pertamina Desa Kekiling menyiapkan sebanyak 350 tabung per minggu dan tabung gas elpiji ukuran 12 kilogram yang bisa dibeli langsung oleh konsumen. Sebagai langkah mengantisipasi penjual eceran melakukan upaya membeli tabung ukuran elpiji subsidi ukuran 3 kilogram untuk dijual kembali pihak SPBU memberi kebijakan pembelian maksimal hanya dua tabung per orang.
“Menghindari pembelian dalam jumlah banyak kita pantau dan kita batasi terutama pengecer yang membeli di sini hanya sebanyak dua tabung karena prioritas kita langsung untuk konsumen bukan untuk dijual kembali,”tegas Azhari.
Keberadaan tabung ukuran elpiji ukuran 5,5 kilogram juga mulai dijual oleh para pengecer di tingkat kecamatan dengan selisih harga Rp5.000 pertabung. Di tingkat pengecer harga tabung ukuran 5,5 kilogram dijual dengan harga Rp70.000 per tabung meski harga pembelian baru tetap Rp325.000. Salah satu pedagang pengecer di Kecamatan Palas, Abdulah, mengungkapkan sudah mulai menjual tabung gas warna pink tersebut sudah dua pekan lalu. Ia juga mengakui permintaan masih cukup sepi meski sudah mulai ada warga yang membeli.
“Sejauh ini konsumen puas dan sebagian bertanya apakah tabung gas ukuran 5,5 kilogram ini akan menggeser penggunaan tabung ukuran 3 kilogram namun belum bisa kami pastikan karena itu kebijakan Pertamina,”ungkap Abdulah.
Namun ia mengakui pada tahun 2017 mendatang untuk tabung ukuran 3 kilogram dengan subsidi juga akan diberi warna pink meski tetap dengan harga yang sama.
Salah satu pembeli tabung ukuran 5,5 kilogram, Susiani, mengungkapkan sengaja membeli tabung gas elpiji ukuran 5,5 kilogram meski masih mempertahankan pemakaian ukuran 3 kilogram. Ia mengungkapkan akan membandingkan pemakaian tabung berwarna pink ersebut dan jika dianggapnya lebih efesien maka seterusnya ia akan beralih menggunakan elpiji ukran 5,5 kilogram untuk usahanya berjualan gorengan dan mie ayam di Pasar Palas.