BANDUNG — Kota Bandung dikepung banjir pada periode November 2016, lalu. Salah-satu lokasi yang terdampak adalah Jalan Pagarsih, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Astana Anyar. Karenanya, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Bandung merasa perlu melakukan bakti sosial kepada warga yang berdomisili di kawasan berpotensi banjir tersebut, dengan menggelar pelatihan siaga bencana yang disebut Siaga Rukun Warga, di Gedung Serbaguna, Astana Anyar, Kota Bandung, Jumat (23/12/2016).
Pelatihan Siaga Rukun Warga di Bandung.
Bakti Sosial PPNI Kota Bandung tak sekedar membagi sumbangan. Namun ada yang lebih utama, yakni memberikan pelatihan Siaga Rukun Warga (RW), agar warga tanggap bencana. Melalui pelatihan itu, para warga diberikan wawasan cara melakukan pertolongan pertama kepada korban. “Pesertanya masyarakat RW 02 Pagarsih dan kegiatan ini hanya berlangsung hari ini saja. Selain membantu, tujuan kita melakukan ini juga untuk mengenalkan kepada masyarakat mengenai PPNI,” ujar Ketua DPD PPNI Kota Bandung, Ani Rasiani, di lokasi.
Dia berharap setelah kegiatan ini, para warga tidak panik bila kembali terjadi bencana. Disampaikan pula, kegiatan serupa pernah dilaksanakan pula di Garut, Sumedang dan daerah lain di Bandung. “Selain pelatihan Siaga RW, ada juga kegiatan berupa memberikan donasi kepada korban banjir, melakukan trauma hilling dan kerja bakti,” tuturnya.
PPNI adalah sebuah wadah persatuan perawat yang anggotanya merupakan perawat yang bekerja di lingkungan pendidikan, pelayanan kesehatan, Rumah Sakit, Puskesmas, dan pemerintahan.