Satlantas Polres Ponorogo Kunjungi Warga Ajak Tertib Lalu Lintas

RABU, 21 DESEMBER 2016

PONOROGO — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Ponorogo kini tengah gencar melakukan berbagai program untuk lebih dekat dengan masyarakat terutama dalam tertib lalu lintas. Jika untuk para pelajar ada program Sinema Terapi untuk Keselamatan Diri (Sate Tukri) kini untuk masyarakat umum ada program Sambang dan Interaksi dengan Warga (Siaga). Program ini sebagai perwujudan program Nawacita dan program prioritas Kapolri menghadirkan negara di tengah masyarakat serta mendekatkan Polri dengan masyarakat sebagai pendidikan masyarakat dan penyuluhan serta penerangan kepada masyarakat.

Kasatlantas Polres Ponorogo, Imam Mustolin, bertandang ke rumah warga sosialisasikan tertib lalu lintas secara lebih humanis.

Kasatlantas Polres Ponorogo, Imam Mustolin, menjelaskan berbagai program untuk lebih mendekatkan diri antara hulu dan hilir di dalam masyarakat guna memudahkan dalam menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan keselamatan masyarakat. Kali ini, Kasatlantas bersama rombongan mendatangi rumah Suyudi warga Desa/Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, yang merupakan salah satu tokoh masyarakat. Sehingga diharapkan sosialisasi bisa lebih disebarkan kepada masyarakat.

“Kami menyampaikan empat poin, keempatnya berupa himbauan demi keselamatan dan kenyamanan warga,” jelasnya melalui siaran pers yang diterima Cendana News, Rabu (21/12/2016).

Pertama, silaturahmi, untuk membangun kemitraan dengan warga dan menggelorakan pelopor keselamatan dengan menjadikan budaya tertib sebagai kebutuhan. Kedua, penyampaian himbauan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tentang pentingnya kewaspadaan dan kepedulian dari setiap warga sebagai upaya pencegahan terhadap bahaya terorisme dengan mengaktifkan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) dan tamu wajib lapor 1×24 jam, serta saling menjaga kerukunan antarumat beragama. Ketiga, mengimbau warga masyarakat di Jetis untuk larangan menggunakan knalpot brong dan kelengkapan kendaraan yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.

“Terakhir ada yang terbaru dari Polri terkait program e-Tilang, e-Samsat dan Surat Ijin Mengemudi (SIM) online,” ujarnya.

Menurutnya, program yang dilakukan secara door to door lebih efektif untuk mendekatkan diri kepada masyarakat. Selain bisa langsung berinteraksi secara personal juga menjaga citra baik polisi di mata masyarakat.

“Diharapkan masyarakat mampu melaksanakan apa yang sudah disampaikan demi terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman,” pungkasnya.

Jurnalis: Charolin Pebrianti/ Editor: Satmoko / Foto: Istimewa

Lihat juga...