Rektor Unipa Maumere: Akses Dunia Digital Menentukan Keberhasilan Seseorang

JUMAT, 9 DESEMBER 2016
 
MAUMERE — Berhasil atau tidaknya seseorang sangat ditentukan pada akses dunia digital. Akibatnya, akumulasi kapital akan menuntun pada sekelompok orang pintar dan memiliki akses tersebut.

Rektor Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere, Ir. Angelinus Vincentius, M.Si, memaparkan salah satu kunci kesuksesan keberhasilan seseorang adalah penguasaan dunia digital. 

Demikian disampaikan Rektor Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere, Ir. Angelinus Vincentius, M.Si  dalam sambutannya saat mewisuda 335 sarjana di aula Unipa, Jumat (9/12/2016).

“Di tengah tuntutan zaman globalisasi ini, lulusan perguruan tinggi harus menguasai teknologi khususnya teknologi komunikasi dan informatika,” ujarnya.

Angelinus meyakini para wisudawan adalah orang pintar dan punya akses. Namun, di momen terakhir sebagai mahasiswa dirinya  berpesan agar semuanya mengamalkan nilai-nilai pendidikan karakter yang ada di Universitas Nusa Nipa.

Para dosen, undangan tertentu, dan orang tua mahasiswa yang hadir saat acara wisuda di aula Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere.

“Kami, tidak hanya memberikan ijazah, melainkan mengantarkan Anda sekalian menyongsong masa depan yang gemilang. Kelak di saat Anda menjadi alumni, jagalah nama baik almamater, saling menopang dan saling membesarkan antarsesama alumni,” tegasnya.

Angelinus pun berpesan, supaya terjun ke masyarakat dengan membawa karakter dan nilai-nilai unggulan kampus. Berbangga atas kebhinnekaan bangsa dan berilah kontribusi untuk pembangunan.

“Semuanya itu harus kita buktikan dengan kerja nyata untuk kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia sesuai dengan bakat, kemampuan, dan prestasi di bidang masing-masing,” tuturnya.

Selama tahun 2016, beber Angelinus, Unipa telah melakukan berbagai terobosan baru dan hal-hal yang dapat meningkatkan kualitas perkuliahan antara lain menyelenggarakan kuliah umum oleh Ketua Badan Pemeiksa Keuangan RI, Dr. H. Harry Azhar Azis. Bertempat di auditorium Unipa dengan tema BPK, Pengelolaan Keuangan Negara dan Kesejahteraan Rakyat.

Kuliah umum juga, lanjutnya,  pernah dibawakan  Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Hongaria, Wening Saptandary dengan tema Perkembangan Pendidikan dan Potensi Kerjasama Bilateral antara Indonesia dan Hongaria.

 “Kampus kami juga  menyelenggarakan kuliah umum dan penyerahan beasiswa dari Presiden Direktur Bank Index Jakarta, Paulus Charlie, yang dialokasikan selama 3 tahun dengan total nilai 100 juta rupiah untuk 24 orang mahasiswa,” terangnya.

Unipa juga, papar mantan PNS di Dinas Kelautan dan Perikanan Sikka ini, pernah menyelenggarakan seminar dengan tema Pembelajaran Arsitektur Nusantara yang dibawakan  Prof. Ir. Antariksa serta beberapa seminar dan kegiatan positif lainnya. Selain itu, lanjutnya, Unipa menerima hasil akreditasi dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PT-Kes) yang menetapkan hasil akreditasi program studi S-1 Keperawatan dan program profesi Ners mendapat Nilai B.

Di balik kesuksesan terobosan-terobosan tersebut, menurut Angelinus, Unipa tetap konsisten membenahi hal internal seperti pendidikan dosen minimal jenjang S-2 serta memperbanyak jumlah doktor.

“Fasilitas sarana prasarana juga diupayakan untuk terus dibenahi. Untuk dapat menciptakan lulusan yang bermutu, program strategis telah dilakukan Unipa di antaranya penciptaan atmosfer akademik yang kondusif, penyesuaian kurikulum Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia, kewirausahaan, dan lainnya,” pungkasnya.

Jurnalis: Ebed de Rosary / Editor: Satmoko / Foto: Ebed de Rosary

Lihat juga...