Peringati Hari Juang Kartika, Kodim 1613 Sumba Barat Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Pembagian Sembako

SELASA, 6 DESEMBER 2016
WAIKABUBAK—Dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika atau hari lahir TNI AD tanggal 15 Desember, Kodim 1613 Sumba Barat melaksanakan kegiatan pembagian sembako gratis dan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat Kecamatan Lamboya Kabupaten Sumba Barat, Selasa (6/12/2016).

Dalam rilis yang diterima Cendana News dikatakan, pembagian sembako dilakukan Dandim 1613 Sumba Barat Letkol Inf. Fifin Zudi Syaifuddin, S,Pd dan berlangsung di kantor Koramil 04 Lamboya.

Dandim 1613 Sumba Barat, Letkol Inf. Fifin Zudi Syaifuddin, S.Pd sedang memberikan arahan kepada masyarakat Lamboya.

Dikatakan Dandim Fifin, Kodim 1613 Sumba Barat bertugas dan bertanggungjawab menjaga keamanan di wilayah Kabupaten Sumba Barat, Sumba Timur, dan Sumba Barat Daya.

“TNI AD  adalah tentara rakyat, bergabung dengan rakyat dan bukan kelompok sendiri yang mempunyai strata tinggi tetapi TNI adalah bagian dari rakyat,” ujarnya.

Masyarakat Lamboya yang hadir mendengar arahan dari Dandim 1613 Sumba Barat.

Apabila mengalami gangguan masalah keamanan, kata Dandim Fifin, agar segera laporkan ke Kodim, Koramil atau Babinsa yang berada di desa, sebab merupakan suatu kesatuan. Aparat pemerintah dan masyarakat harus menjaga hubungan baik agar tidak mudah dipecah belah, dihasut, dan tetap rukun. Gotong royang yang merupakan ciri khas bangsa Indonesia, lanjutnya, jangan sampai hilang. Saat ini, khususnya di Lamboya, sifat gotong royong sudah mulai hilang, mau bangun rumah atau membuka lahan harus meminta upah.

“Tidak boleh rejeki yang kita peroleh kita makan sendiri tetapi ada hak orang lain. Dengan berbagi akan tumbuh ikatan batin dan rasa saling menyayangi,” ungkapnya.

Dandim 1613 Sumba Barat sedang mengecek aktivitas pemeriksaan kesehatan gratis.

Dandim Sumba Barat juga mengaku sampai saat ini masih sedikit kecewa karena masyarakat Sumba khususnya di Lamboya mudah emosi, salah sedikit langsung keluarkan parang. Apabila masih ada persoalan Fifin meminta agar diselesaikan dengan musyawarah melibatkan  tokoh adat atau kepala desa guna diperoleh solusi terbaik. Manusia beriman jangankan membunuh orang, menyinggung perasaan orang saja sudah termasuk dosa.

“Kita memiliki nilai-nilai luhur yang diwariskan leluhur kita yang juga tertuang dalam lima sila Pancasila sehingga ini yang perlu kita jaga dan hidupkan terus,” ungkapnya.

Dandim Dandim 1613 Sumba Barat bersama Camat Lamboya sedang membagikan bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu.

Letkol Fifin juga berpesan  agar masyarakat pintar-pintar mengatur ekonomi, jangan sampai pengeluaran lebih besar daripada pendapatan. Masalah keperluan adat, kedukaan dan sebagainya yang biasanya berminggu-minggu agar dilaksanakan sehari atau dua hari saja agar mengurangi biaya.

“Kami juga akan berkordinasi dengan Pemda agar mengatur pemotongan hewan pada saat pesta kedukaan dan lainnya agar tidak terjadi pemborosan,” pungkasnya.

Pembagian paket sembako diberikan kepada 54 keluarga yang kurang mampu berisikan 5 kilogram beras, 1 kilogram gula, 1 liter minyak goreng serta 5 bungkus mi instan. Hadir dalam kegiatan ini, Kasdim 1613 Sumba Barat, Camat Lamboya, Danramil Lamboya, Babinsa, anggota Koramil dan lurah serta tokoh masyarakat yang hadir memeriksa kesehatan dan menerima sembako.

Jurnalis: Ebed de Rosary / Editor: Satmoko / Foto: Ebed de Rosary

Lihat juga...