Pembangunan Terminal Penumpang Laurens Say Maumere Bisa Perlancar Embarkasi dan Debarkasi

JUMAT, 23 DESEMBER 2016

MAUMERE — Pembangunan terminal penumpang di pelabuhan Laurens Say diharapkan bisa semakin memperlancar kegiatan embarkasi dan debarkasi penumpang kapal laut serta mampu meningkatkan pariwisata melalui kunjungan kapal pesiar yang trennya semakin meningkat.
Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan Kementerian BUMN beserta para pejabat Pelindo dan Pemda memasukKan campuran semen ke dalam lokasi tiang pancang.
Demikian disampaikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, seperti disampaikan Pontas Tambunan, Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan Kementerian BUMN, saat peresmian pembangunan Terminal Penumpang Pelabuhan Laurens Say Maumere, Jumat (2/12/2016).
Menteri BUMN dalam sambutan yang dibacakan Pontas, menyebut, jika pembangunan infrastruktur kepelabuhan menjadi perhatian serius pemerintah untuk mendukung kelancaran perdagangan dan distibusi barang maupun arus penumpang kapal. “Saya memberikan apresiasi kepada Pelindo III atas inisiatif dan langkah nyata mengembangkan Pelabuhan Laurens Say Maumere, dengan membangun terminal penumpang baru ini,” ujarnya.
Ditambahkan Pontas dalam sambutannya, BUMN  hadir untuk melayani masyarakat dan komitmennya sudah dilaksanakan dalam dua tahun ini di Pelabuhan Laurens Say, dengan merapikan kargo, kontainer dan lainnya, hingga akhir tahun 2016, sehingga kesiapan pelayanan pelabuhan yang dimiliki BUMN ini melayani dengan baik.
Pejabat Kementrian BUMN, Pelindo III, Gubernur NTT dan Bupati Sikka menekan sirene tanda dimulainya pembangunan terminal penumpang.
Pelayanan penumpang penting, sebab tahun 2016 ada masalah penumpang dengan adanya kesemrawutan di beberapa tempat saat libur hari raya, sehingga perlu dilakukan pembenahan. Bila nanti terminal penumpang beroperasi, mudah-mudahan tidak menjadi suatu keanehan. “Dalam pengoperasiannya kami menerapkan standar keamanan dan kenyamanan tinggi, dan pelayanan kapalnya pun terus kami lakukan perbaikan,“ terangnya.
Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya, dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih, karena Pelindo III telah membangun terminal penumpang dan juga nantinya pelabuhan kapal penumpang. Untuk NTT akan ada pembangunan 6 terminal penumpang dan ada 6 pelabuhan yang  akan diberikan perhatian karena dikelola Pelindo.
Akses pelabuhan laut juga segera dibenahi, tegas Lebu Raya, karena bukan saja menjadi pintu masuk orang dan barang, tapi juga berfungsi sebagai pintu masuk bagi wisatawan.
Direktur Utama Pelindo III, Orias Petrus Moedak, mengatakan, Pelindo III berupaya meningkatkan layanan kepelabuhan dengan melakukan perbaikan dan pembangunan infrastruktur pada pelabuhan-pelabuhan yang dikelola, dan salah-satu upaya yang dilakukan yakni dengan membangun terminal penumpang.
Setidaknya, sebelas terminal penumpang di wilayah Indonesia Timur siap dibangun, yaitu Tenau Kupang, Lembor, Sampit, Kumai, Maumere, Batulicin, Bima, Waingapu, Ende, Kalabahi dan Ippi.
“Tujuan dari pembangunan tersebut tidak lain guna memberikan pelayanan dan kenyananan kepada para penumpang yang menggunakan transportasi kapal laut,” terangnya. 
Pembangunan di sektor kemaritiman dan pariwisata, kata Orias, saat ini dilakukan dengan sungguh-sungguh, karena perekonomian juga diperoleh dari dua sektor tersebut. Pelabuhan-pelabuhan yang berada di wilayah kerja Pelindo kebetulan secara geografis memliki kedua potensi tersebut.
Di samping bisnis utamanya melayani kapal-kapal niaga yang menghubungkan kawasan barat dan timur Indonesia, lanjutnya, banyak destinasi wisata yang menarik kunjungan kapal-kapal pesiar mancanegara untuk berkunjung melalui pelabuhan-pelabuhan yang dikelola oleh Pelindo III. 
“Pulau Flores ini adalah contoh nyata, sebagai daerah yang memiliki potensi destinasi pariwisata yang sangat menarik untuk dapat dikembangkan. Selain Labuan Bajo yang telah menjadi destinasi wisata, kita berharap Maumere dengan keindahan alamnya dapat menjadi destinasi wisata,” tuturnya.
Disaksikan Cendana News, pelaksanaan ground breaking terminal penumpang secara simbolis dilakukan dengan melempar tanah menggunakan sekop dan penekanan sirene di Pelabuhan Laurens Say Maumere. Acara simbolis tersebut dilakukan oleh Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan Kementerian BUMN Pontas Tambunan, Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, Dirut Pelindo III dan Bupati Kabupaten Sikka, sebagai tanda pembangunan terminal penumpang segera dikerjakan.

Jurnalis : Ebed De Rosary / Editor : Koko Triarko / Foto : Ebed De Rosary

Lihat juga...