Kalender Wisata NTB 2017: Taliwang dan Pesona Moyo Layak Dikunjungi (2)

JUMAT, 16 DESEMBER 2016

JAKARTA — Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Mohammad Faozal mengatakan, Lombok-Sumbawa memiliki kekayaan budaya unik dan heterogen berupa suku, bahasa, tradisi dan adat istiadat seperti Bali, Sasak, Samawa, dan Mbojo.

Pesona wisata dan kearifan lokal Taliwang serta Sumbawa Besar.

Dalam Kalender Wisata NTB 2017, keragaman NTB coba disinergikan menjadi beragam potensi wisata berupa pertunjukan seni, budaya dan adat istiadat bagi para wisatawan. Berikut Parade budaya dan beberapa kegiatan wisata lain dalam edisi terakhir Kalender Wisata NTB 2017 yang dihimpun Cendana News:

1. Flower Festival 2017 (Juli)
Sembalun yang ada di kaki Gunung Runjani telah lebih dahulu dikenal para pendaki yang hendak menuju puncak Rinjani. Alamnya nan indah, udara pegunungan yang segar serta hijaunya lanskap ciptaan Tuhan menambah sensasi berwisata. Taman bunga di Sembalun menginspirasi pelaksanaan Flower Festival (Festival Bunga) 2017 yang dirangkai dengan Fruit Festival (Festival Buah). Flower Festival 2017 dilaksanakan sebagai upaya memperkenalkan beraneka ragam potensi lahan di kawasan wisata Sembalun.

2. Bulan Pesona Lombok-Sumbawa 2017 (18 Agustus-16 September)
Bulan Pesona Lombok-Sumbawa adalah salah satu bentuk kegiatan dalam usaha memajukan pariwisata di Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam pelaksanaannya pemerintah daerah bekerja sama dengan para seniman dan budayawan serta pihak terkait lainnya mempromosikan pariwisata daerah, pameran dan pagelaran seni, parade kesenian dan pertunjukan daerah, serta sarasehan adat yang diadakan sebulan penuh dari Agustus sampai dengan September.

3. Festival Pesona Mentaram 2017 (21-23 Agustus)
Festival Pesona Mentaram adalah festival yang akan menampilkan berbagai kesenian tradisional dari etnik yang ada di Nusa Tenggara Barat, yaitu dari Suku Sasak, Samawa, Mbojo dan Bali serta suku-suku lain yang tinggal di Kota Mataram.

4. Kite Festival 2017 (September)
Langit biru Lombok di pinggir pantai yang indah, akan dihiasi warna warni dan aneka bentuk layang-layang dalam acara Kite Festival 2017. Festival layang-layang akan menampilkan beberapa layang-layang modern maupun tradisional terbaik dari Indonesia dan mancanegara. Jenis layang-layang yang mengikuti festival ini nantinya sangat beragam mulai tipe 2 dimensi, 3 dimensi, trainaga, rokaku, dan lain sebagainya. Festival juga akan diisi dengan berbagai kompetisi antara lain lomba membuat layang-layang, lomba menerbangkan layang-layang, lomba hias layang-layang, lomba layang-layang tradisional dan banyak lagi.

5. Gran Fondo New York 2017 (3 September)
Gran Fondo New York (GFNY) Indonesia adalah rangkaian even balap sepeda sari dunia (World Series) dimana even serupa juga digelar di 11 negara Eropa, Amerika dan pertama kali di Asia yaitu Indonesia. Setelah sukses menjadi tuan rumah GFNY Indonesia 2016, yang diikuti 800 peserta dari 32 negara, Lombok bersiap untuk kembali menjadi tuan rumah ajang bergengsi olah raga bersepeda kelas dunia. GFNY Indonesia 2017 diprediksi akan diikuti 1500 peserta dari 50 negara. Para peserta ini akan menjadi saksi indahnya pesona alam pulau Lombok dan ragam budaya yang ada.

6. Festival Pesona Senggigi 2017 (16-19 September)
Merupakan salah satu bentuk kegiatan memajukan pariwisata di Kabupaten Lombok Barat yang pelaksanaannya adalah perpaduan kerja sama pemerintah daerah melibatkan berbagai pihak terkait seperti perhotelan, seniman, budayawan dan pelaku wisata lain dalam rangka mempromosikan pariwisata daerah dengan menampilkan pagelaran seni daerah dan modern. Pameran, atraksi budaya, dan permainan rakyat akan menjadi tontonan menarik bagi para wisatawan nusantara maupun mancanegara selama sepekan penuh di wilayah Pantai Senggigi.

7. Festival Pesona Moyo 2017 (23 September – 16 Oktober)
Festival Moyo merupakan festival yang diselenggarakan setiap tahun sekali oleh Pemda Kabupaten Sumbawa bertempat di Kota Sumbawa Besar. Dalam festival ini menampilkan atraksi budaya seperti Temung Nguri yang mengisahkan tentang kejayaan kesultanan Samawa serta penghormatan kepada tamu. Selain itu ditampilkan tarian Getap Junjung Pasaji yang terdiri dari 24 peserta parade budaya dari 24 kecamatan yang terdapat di Kabupaten Sumbawa.

8. Mandalika Tour D’Lombok 2017 (4-7 Oktober)
Event Balap Sepeda dengan konsep Indonesia Grand Prix (IGP) yang memberikan standarisasi penyelenggaraan balap sepeda dan internasional yang diselenggarakan di Indonesia, dengan ketentuan Badan Sepeda Dunia (Union Cycliste Internationale).

9. Paralayang International 2017 (November)
Paralayang merupakan olah raga dirgantara bergengsi yang mengutamakan ketepatan/akurasi mendarat selain dapat menjadi olah raga rekreasi. Setelah sukses melaksanakan Kejuaraan Dunia Paralayang di tahun 2016 yang bertempat di Are Guling Kabupaten Lombok Tengah dan diikuti oleh 147 peserta dari 20 negara, Provinsi NTB akan mengulang kesuksesan event tersebut di tahun 2017. Dan melalui sport tourism diharapkan potensi wisata Lombok-Sumbawa akan semakin dikenal luas di dunia internasional.

10. International Halal Travel Fair (IHTF) 2017 (4 November)
IHTF menjadi ajang promosi pariwisata halal yang pada saat ini menjadi ikon pariwisata Provinsi NTB. Pada 2015, NTB mendapat penghargaan sebagai The World’s Best Halal Tourism Destination dan The World’s Best Halal Honeymoon Destination dari Pemerintah Uni Emirat Arab (UAE), Abu Dhabi. Penghargaan itu menjadi angin segar bagi pariwisata NTB seiring perkembangan wilayah Indonesia Timur, khususnya pulau Lombok yang cukup signifikan dan kondusif terutama perkembangan progresif dunia pariwisata, jasa, dan industri pariwisata halal yang ditawarkan NTB diharapkan bisa terus dipertahankan melalui IHTF 2017.

11. Festival Pesona Lakey 2017 (4-10 November)
Lakey merupakan pantai indah di Kabupaten Dompu yang memiliki karakteristik dan keunikan ombak menantang adrenalin para peselancar baik dalam dan luar negeri. Festival pesona Lakey akan dirangkaikan dengan Kompetisi Surfing Internasional yang sedianya diadakan di tempat yang sama. Adapun event-event lain yang jadi bagian Festival Pesona Lakey adalah; Surfing, Kite Surfing, Atraksi budaya dan Kuliner khas Dompu.

12. Festival Pesona Gili Indah 2017 (5-6 November)
Tiga Gili (pulau kecil) yang ada di utara Senggigi telah terkenal hingga ke mancanegara. Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air sering mendapatkan Award/Penghargaan dari luar negeri. Festival Pesona Gili Indah yang diadakan di Tiga Gili nantinya akan menyuguhkan atraksi menarik untuk dinikmati smeua pengunjung Gili. Atraksi tersebut di antaranya: festival upacara adat, Voli Pantai, Jugling, Colour Run, dan Beach Clean Up.

13. Festival Pesona Taliwang 2017 (9-16 November)
Taliwang merupakan ibu kota Kabupaten Sumbawa Barat yang memiliki beragam potensi pariwisata dan budaya. Festival Pesona Taliwang merupakan salah satu usaha untuk menarik kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara. Event yang diadakan selama Festival Pesona Taliwang antara lain; parade adat, pameran ekonomi kreatif dan pentas seni tradisional.

14. Rinjani Golf Tournament 2017 (3-4 Desember)
Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangka memperluas jenis obyek wisata coba menitikberatkan wisata pada sport tourism. Salah satu bentuk event sport tourism yang digelar adalah Rinjani Golf Tournament (RGT). Event ini adalah gelar olah raga tahunan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat yang dirangkai dengan peringatan HUT NTB. Pada 2016, RGT diadakan di lapangan GEC, Golong di Narmada. Diikuti oleh 100 peserta baik dalam maupun luar negeri. Sedangkan untuk 2017 nanti, RGT diprediksi akan diikuti di atas 100 peserta dari beragam negara dunia.

Sport Tourism di program Wisata Lombok-Sumbawa 2017.

15. Lombok Marathon 2017 (9-10 Desember)
Lombok Marathon merupakan event olah raga lari yang dilaksanakan di sepanjang jalan Senggigi akan disuguhi juga pemandangan alam pantai Senggigi yang indah. Marathon ini juga dirangkai dengan peringatan HUT NTB ke-59, sama seperti Rinjani Golf Tournament pada 3-4 Desember 2017. Setelah sukses menyelenggarakan Lombok Marathon 2016 yang diikuti 2.800 pelari dari 20 negara termasuk Indonesia, pada 2017 event serupa kembali digelar di Lombok. Melalui ajang ini, diharapkan turut serta melambungkan pariwisata NTB di dunia internasional sebagai salah satu tempat pelaksanaan event olah raga tingkat dunia.

Jurnalis: Miechell Koagouw / Editor: Satmoko / Foto: Miechell Koagouw

Lihat juga...