Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Cabai di Karanganyar Melonjak Tajam

SELASA 20 DESEMBER 2016

SOLO — Mendekati Hari Raya Natal dan Tahun baru 2017, sejumlah harga kebutuhan pokok di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, mempunyai trend naik. Bahkan, untuk komoditi cabai, harga saat ini melonjak hingga 57 persen dari harga sebelumnya.
Cabai di Pasar Solo.
Hal ini diketahui setelah Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Karanganyar menggelar rapat konsolidasi. Ada beberapa komuditi sembako yang mengalami kenaikan, selain cabai. Di antaranya telur, sayur mayur, serta minyak goreng.
“Kondisi cuaca dan ketersediaan di pasar yang terbatas membuat harga cabai tak terkendali,” ucap Kabag Perekonomian Setda Karanganyar, Timotius Suryadi disela-sela rapat konsolidasi di ruang Podang 1, Karanganyar, Selasa (20/12/16).
Dijelaskan dia, untuk jelang Natal dan Tahun baru 2017, justru hasil bumi (tanam) yang menjadikan tingkat inflasi cukup tinggi. Hingga akhir Oktober 2016, tercatat inflasi di Karanganyar mencapai 2,66 persen. “Kita berharap untuk akhir bulan ini tidak ada ledakan harga hingga membuat inflasi semakin tinggi,” lanjut Timotius.
Untuk harga cabai di Karanganyar hampir semua jenis cabai mengalami kenaikan. Misalnya, cabai merah besar dari Rp48 ribu per kilogram, saat ini menjadi Rp55 ribu atau naik sekitar 12, 7 persen. Cabai rawet merah dari Rp43 ribu per kilogram, menjadi Rp 58 ribu per kilogram atau baik 30 persen. “Kenaikan tertinggi pada cabai rawit hijau yang semula Rp35 ribu menjadi Rp55 ribu, atau naik 57 persen,” jelasnya.
Lonjakan harga cabai ini terjadi baru sepekan terakhir, karena pengecekan harga sembako ini dilakukan pada 13 Desember  2016 kemarin. Selain cabai, kenaikan yang cukup mencolok pada komuditi sayur-mayur.  Seperti bunga kol dan kubis, yang sebelumnya Rp7.500 per kilogram naik menjadi Rp11 ribu, sedangkan untuk kentang naik Rp 2 ribu dari Rp12 ribu menjadi Rp14 ribu per kilogramnya.  “Untuk telor juga naik 11,4 persen, dari Rp17.500 kilogram menjadi Rp19.500,” imbuhnya.
Sementara untuk harga daging sapi di Karanganyar masih bertengger di angka Rp105 ribu per kilogramnya. Harga stagnan juga terjadi  pada komoditas minyak goreng, beras, gula pasir, daging ayam, dan sejumlah kebutuhan lainnya. 
Kabag Perekonomian Setda Karanganyar, Jawa Tengah, Timotius Suryadi.
 Jurnalis: Harun Alrosid/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Harun Alrosid

Lihat juga...