Hingga Hari Kesembilan Paska Gempa Aceh Korban Tewas Diperkirakan 103 Orang

KAMIS 15 DESEMBER 2016

JAKARTA—Badan Nasional Penanggulanan Bencana (BNPB) untuk kesekian kalinya kembali melaporkan update perkembangan terikini terkait dengan jumlah korban meninggal maupun luka-luka dan perkembangan dampak kerusakan yang diakibatkan gempa berkekuatan sekitar 6,4 hingga 6,5 Skala Richter (SR) yang terjadi pada hari Rabu (7/12:2016) yang mengguncang tiga Kabupaten Provinsi Nangroe Aceh Darusallam (NAD) secara bersamaan pada sekitar pukul 05:03.36 WIB.
Lokasi wilayah yang terdampak gempa di Provinsi Aceh dengan kekuatan 6,4-6,5 Skala Richter (SR).
Hingga hari kesembilan paska terjadinya gempa bumi yang mengguncang sebagian wilayah Provinsi Aceh dengan pusat gempa berada di daratan dengan kedalaman 10 kilometer tersebut setidaknya telah menewaskan sekitar 103 orang, 7 orang diantaranya belum bisa diidentifikasi. Perinciannya 96 orang di wilayah Kabupaten Pidie Jaya, 2 orang di Kabupaten Pidie dan 5 orang lainnya di Kabupaten Bireun, Provinsi NAD.
Demikian pernyataan resmi terkait dengan update perkembangan informasi terkini gempa Aceh yang disampaikan Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB kepada wartawan di Jakarta, Kamis siang (15/12/2016). BNPB berharap dalam waktu dekat ketujuh korban yang belum bisa diidentifikasi tersebut akan segera dapat dikenali identitasnya untuk kemudian segera dapat dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat.
“Hingga Kamis siang (15/12/2016) korban tewas gempa Aceh sekitar 103 orang, 7 orang diantranya belum dapat diidentifikasi alias belum bisa dikenali, 7 orang tersebut diduga berasal dari luar Aceh yang kemungkinan sedang berkunjung ke wilayah yang terdampak gempa, sementara itu sebanyak 96 ahli waris korban tewas mendapatkan santunan sukacita dari Pemerintah pusat masing-masing Rp15 juta per orang, sedangkan 7 korban tewas sedang diidentifikasi,” kata Sutopo Purwo Nugroho kepada wartawan, Kamis (15/12/2016).
Sutopo Purwo Nugroho menambahkan hingga saat ini korban luka ringan maupun luka berat akibat dampak gempa di Aceh sekitar 700 san orang, perinciannya sekitar 168 orang mengalami luka berat dan 532 orang mengalami luka ringan. Pemerintah Pusat bersama dengan Pemerintah Daerah memastikan dan menjamin  bahwa seluruh korban luka-luka juga akan mendapatkan santunan, biaya perawatan dan pengobatan secara gratis ditanggung oleh negara.
BNPB melaporkan hingga saat ini setidaknya sekitar 16.238 rumah mengalami kerusakan, perinciannya 2.536 mengalami rusak berat, 2.473 mengalami rusak sedang dan 11.239 mengalami kerusakan ringan. Sementara itu total pengungsi sekitar 85.161 orang, perinciannya sekitar 82.122 orang mengungsi di Kabupaten Pidie Jaya, sedangkan 1.295 orang pengungsi di Kabupaten Pidie sisanya sekitar 1.324 orang mengungsi di Kabupaten Bireun, wilayah Provinsi NAD.
Jurnalis: Eko Sulestyono/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Eko Sulestyono

Lihat juga...