Cegah Penyakit DBD Promkes Puskesmas Penengahan Gencar Sosialisasi

SELASA 13 DESEMBER 2016

LAMPUNG—Sebagai wilayah yang berpotensi terjangkit penyakit demam berdarah dengue (DBD) Kecamatan Penengahan melalui seksi promosi kesehatan (Promkes) Puskesmas rawat inap Penengahan terus melakukan sosialisasi pola hidup bersih dan sehat. Seksi promosi kesehatan Puskesmas Penengahan melalui salah satu petugasnya, Emmalia, mengungkapkan pada akhir  2016 dengan kondisi dominan musim penghujan mengakibatkan sebagian wilayah berpotensi terjangkit penyakit yang ditularkan melalui nyamuk aides aegypti tersebut meski belum ada masyarakat yang dilaporkan terkena penyakit DBD.
Pengasapan oleh petugas dari Puskesmas Penengahan.
Minimnya masyarakat yang menjadi korban DBD sekaligus menjadi salah satu keberhasilan program Promkes Puskesmas Penengahan yang terus melakukan penyuluhan ke pelosok desa saat pelaksanaan kegiatan penyuluhan Keluarga Berencana (KB), Pos pelayanan terpadu (Posyandu) serta kegiatan penyuluhan kesehatan. Salah satu penyuluhan yang dilakukan menurut Emmalia dilakukan ketika kegiatan pendataan keluarga sehat dimana salah satu poin penting terkait kebersihan lingkungan sekitar rumah. Pendataan keluarga sehat yang juga dilakukan oleh seksi promkes sekaligus menghimbau masyarakat melakukan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari hari.
“Kita selalu himbau masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan secara individu dan masyarakat sebab jika satu anggota keluarga terjangkit DBD misalnya kemungkinan besar bisa menular karena nyamuk juga menjangkau warga yang lain jadi kebersihan menjadi tanggungjawab bersama,”terang Emmalia, petugas Seksi Promosi Kesehatan Puskesmas Penengahan kepada Cendana News, Selasa (12/12/2016).
Secara khusus dalam penyuluhan seksi promkes disebutkan cara paling efektif mencegah demam berdarah dengue yang dibawa nyamuk dengan mencegah gigitan nyamuk. Mencegah adanya nyamuk dengan menggunakan kelambu serta melakukan pemberantasan sarang atau tempat berkembangbiaknya. Tugas promkes dalam hal tersebut juga langsung ditangani oleh bagian pengendalian penyakit DBD dan malaria di puskesmas setempat.
Emma mengungkapkan tempat perkembangbiakan nyamuk penyebab demam berdarah justru berada pada genangan air bersih seperti bak mandi, kolam, pot bunga serta tempat terbuka lain yang berpotensi menampung air hujan. Jadi mencegahnya cukup melakukan bersih bersih lingkungan di tempat tinggal masing masing secara serempak diantaranya dengan melakukan gotong royong.
Selain itu pencegahan dilakukan pada tempat berkembangbiaknya nyamuk penyebab demam berdarah dengue dengan mengubur, menguras, menutup (3M). Selain itu tindakan lain dilakukan dengan menabur bubuk abate, memelihara ikan pemakan jentik, menggunakan lotion anti nyamuk serta menggunakan kelambu yang dilengkapi dengan obat khusus anti nyamuk.
Ia juga mengakui selama ini masyarakat masih menganggap bahwa kegiatan pengasapan dinilai paling ampuh mengusir nyamuk penyebab demam berdarah dengue. Pengasapan (fogging) diakuinya masih belum efektif memberantas nyamuk karena hanya membunuh nyamuk dewasa sementara paling efektif dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari hari.
Puskesmas Penengahan berdasarkan data juga telah melakukan beberapa kegiatan pengasapan diantaranya di Desa Banjarmasin, SDN Tetaan yang  dilakukan setelah ada indikasi warga yang terjangkit DBD pada beberapa waktu lalu. Sosialisasi ke masyarakat terkait menjaga kebersihan lingkungan yang dilakukan dalam kegiatan penyuluhan saat posyandu juga dilakukan di sekolah sekolah untuk melakukan proses pengurasan bak mandi di rumah masing masing agar tidak menjadi sarang nyamuk.
Selain efektif melakukan penyuluhan pencegahan DBD telah berhasil meminimalisir warga yang terkena penyakit tersebut meski di akhir Desember terus mengalami musim hujan. Ia juga mengaku tugas penyuluhan pencegahan penyakit DBD sesuai  dengan tugas pokok bagian promkes diantaranya melaksanakan kegiatan promosi kesehatan, penyebarluasan informasi kesehatan, pengembangan sumberdaya kesehatan dan upaya pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan.
Promkes Puskesmas Penengahan gencar sosialisasikan pencegahan demam berdarah.
 Jurnalis: Henk Widi/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Henk Widi
Lihat juga...