Peringati Sumpah Pemuda, NSP Gelar Satu Vespa, Sejuta Saudara

MINGGU, 30 OKTOBER 2016

JAYAPURA — Satu vespa, sejuta saudara. Tema inilah yang diangkat dalam kegiatan sosial Noken Scooterist Papua (NSP) II di Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura yang berbatasan dengan negara papua New Guinea (PNG), Minggu (30/10/2016).
Touring vespa se-Indonesia ini, melibatkan 250 peserta dari berbagai komunitas yang berasal dari Medan, Padang, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Makassar, Merauke dan Kota Jayapura.
Kegiatan ini berlangsung sejak 28 oktober hingga 30 oktober yang diisi berbagai kegiatan-kegiatan kepemudaan, sekaligus memeriahkan hari Sumpah Pemuda di ibukota provinsi Papua, seperti freestyle skateboard, atraksi motor dilapangan Papua Trade Center (PTC) Entrop, Jayapura Selatan.
Puncak acara dengan menanam bibit-bibit pohon di teras Negara Indonesia, sekaligus menghibur warga PNG dan pembagian sembako ke warga skouw dan pelintas batas negara PNG, diakhiri dengan wisata gerbang perbatasan Skouw-Wutung, RI-PNG.
Ketua panitia, Gesang Santosa kepada media ini mengatakan sengaja menjadikan puncak acara di teras Negara Indonesia yang berbatasan langsung dengan Negara PNG, karena tahun sebelumnya 2015 telah dilakukan diujung Indonesia bagian barat, tepatnya di Sabang.
“Tahun lalu kami buat kegiatan yang sama di Indonesia paling barat yaitu di Sabang, sekarang kami buat di perbatasan RI PNG. Kemarin juga kami sudah buat di Kabupaten Merauke, nah di Kota Jayapura sebagai puncak kegiatan sekaligus penutupan touring,” kata Santosa.
Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Satgas Pamtas Yonif 122/TS yang telah mendukung kegiatan tersebut, berupa penyediaan tempat dan bantuan pengamanan selama kegiatan berlangsung. 
“Kelancaran kegiatan ini juga tak terlepas dengan Yonif 122 Tombak Sakti yang turut serta ambil bagian dalam kegiatan kami,” tuturnya.
Pada kesempatan itu, Letkol Inf Kohir mengajak para peserta touring agar memberikan kesan positif bagi masyarakat atas semua kegiatan yang sedang dan akan dilaksanakan, sekaligus menunjukan kepada masyarakat luas bahwa tidak semua komunitas sepeda motor yang akhir-akhir ini diberitakan di media kurang baik.
“Saya berharap agar peserta touring agar melakukan hal-hal yang positif dan bernilai kemanusiaan serta harus menunjukan kesan yang baik di mata masyarakat luas. Ini juga menjadi nilai pofitif bagi komunitas-komunitas lainnya,” kata Letkol Inf Kohir.
Dirinya juga menambahkan agar setiap kawula muda mudi di Indonesia wajib mengenali sebagian besar wilayah Indonesia, untuk dijadikan pengalaman sekaligus pemahaman keanekaragaman tanah air Indonesia.
“Kenali Nusantara, cintai dan jaga kebhinekaannya, itu yang saya arahkan kepada mereka, semoga mereka memahami dan dapat melaksanakan dengan baik,” ujarnya.

Jurnalis : Indrayadi T Hatta / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Indrayadi T Hatta

Lihat juga...