Rakyat Sehat, Tentara Disayang

MINGGU, 30 OKTOBER 2016

KEEROM — Bukti nyata Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) yang lahir dari rakyat dan bertugas untuk rakyatnya. Bukti nyata ini terus terlihat di  pemukiman gunung Sawittami, Kabupaten Keerom, Papua yang dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) Pengaman Perbatasan (Pamtas) Yonif Mekanis 516 Caraka Yudha, Sabtu (29/10/2016).
Tentara berikan bingkisan kepada penduduk di bukit Sawittami
Sebagai pengaman perbatasan Republik Indonesia (RI) dan Papua New Guinea (PNG) wilayah Kabupaten Keerom, Papua. Salah satu program kesehatan memeriksa penduduk dari rumah ke rumah dilakukan prajuirt TNI ini.
Berikut bukti nyata TNI merakyat melalui program kesehatannya, tim yang terdiri enam personil antara lain tiga dari unsur medis dan tiga lainnya unsur keamanan sesuai protap TNI. Perjalanan yang cukup menantang tak membuat tim kesehatan ini putus asa, letak perkampungan tersebut diperkirakan dua kilometer dari pos Yonif 516/CY Sawittami.
Tim yang dipimpin Mayor Ckm Sandhi Fitriardi,Sp.S bersama tim Cendana News menempuh jalan kaki pulang dan pergi ke perkampungan tersebut kurang lebih empat jam, tepatnya di perkampungan bukit Sawittami, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom.
Satu persatu warga di perkampungan tersebut mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis oleh TNI AD. Dalam pelayanan kesehatan tersebut, didapati seorang warga bernama Didimus Wake (60 tahun) menderita penyakit kaki gajah atau Filariasis.
Tanpa pikir panjang, penemuan seorang penderita kaki gajah itupun ditandu menuju satu pendopo di dalam perkampungan tersebut. Selanjutnya Didimus Wake diperiksa secara detail hingga penyuntikan dan pemberian obat untuk dikonsumsi selama seminggu.
Dari perjuangan inilah, dapat dikatakan TNI yang berasal dari rakyat, saat bertugas kembali melayani rakyat Indonesia. Diakhir momen program kesehtan tersebut, Yonif Mekanis 516/CY memberikan sebuah bingkisan ke warga setempat, situasi pun hening ketika Didimus Wake penderita kaki gajah meneteskan air mata.
“Terima kasih bapak tentara, saya tidak tahu mau bilang apa lagi. Selama ini saya susah mau pergi berobat, karena saya sudah tidak bisa jalan dengan baik. Kami disini terima bapak tentara, kalau ada yang dibutuhkan bapak tentara datang saja ke kampung kami,” kata Didimus Wake.
Ditempat terpisah, Komandan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 516/CY Letkol Inf Lukman Hakim mengaku ia bersama 449 anggotanya bertugas di Papua, tak hanya menjaga keamanan perbatasan Kabupaten Keerom RI-PNG, melainkan turut serta membantu kesejahteraan masyarakat setempat, bidang kesehatan adalah salah satu fokus jajarannya dalam bertugas di Tanah Papua.
“Tugas utama kami selain menjaga kedaulatan NKRI, juga membantu tingkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya taraf kesehatan masyarakat. Penyakit menonjol yang ditemukan seperti kaki gajah, karena rata-rata yang kami temui, mereka sudah putus asa untuk mengobati penyakit mereka ke puskesmas maupun rumah sakit,” kata Letkol Inf Lukman Hakim.
 Tim kesehatan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 516  CY saat berjalan dari Pos Sawittami menuju perkampungan di bukit Sawittami, Kabupaten Keerom berjarak kurang lebih 2-3 kilometer 

 Tim kesehatan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 516  CY berjalan kaki sambil membawa tandu bagi penduduk yang membutuhkan pertolongan untuk dibawa ke kesehatan Yonif 516 CY

Pemukiman penduduk di bukit Sawittami, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Papua

Seorang warga diperiksa kesehatannya diperkampungan bukit Sawittami, Disrtik Mannem, Kabupaten Keerom

Didimus Wake ditandu tim kesehatan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 516  CY menuju pendopo perkampungan Sawittami untuk diobati secara lengkap
Didimus Wake ditandu tim kesehatan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 516  CY menuju pendopo perkampungan Sawittami untuk diobati secara lengkap

Didimus Wake ditandu tim kesehatan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 516  CY menuju pendopo perkampungan Sawittami melalui jalan yang berbukit-bukit

Petugas medis Satgas Pamtas Yonif Mekanis 516 CY menyuntik Didimus Wake penderita penyakit kaki gajah di pendodpo bukit Sawittami

kaki kiri Didimus Wake yang menderita sakit kaki gajah

Tim kesehatan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 516 CY berpamitan dengan penduduk di bukit Sawitami, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Papua

Jurnalis : Indrayadi T Hatta / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Indrayadi T Hatta

Lihat juga...