SENIN, 1 AGUSTUS 2016
MANADO — Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melakukan sosialisasi tentang daftar periksa kebijakan persaingan usaha tahun 2016 di Manado Sosialisasi ini diadakan di hotel Swiss Bell pada Senin (1/8/2016).

Komisioner KPPU Saidah Sakwan kepada Cendana News mengatakan, tujuan untuk melakukan sosialisasi agar para pejabat daerah dan para pengusaha bisa mengatur regulasi yang baik untuk produk industri agar tidak menjadi monopoli bagi para pengusaha atau tengkulak sehingga harga selalu melambung tinggi yang ujung-ujungnya menyulitkan dan merugikan masyarakat.
“Kita sebut sebagai monoksomi, dimana pembelian suatu produk tertentu hanya ditentukan oleh segelintir pembeli, sehingga petani tidak bisa mendapatkan harga yang baik karen para pembelinya sudah bersepakat, inilah yang kita sosialisasikan hari ini agar para pengusaha dan pengambil kebijakan bisa membuat suatu regulasi yang banyak menguntunkan masyarakat atau petani”, kata Saidah Senin (1/7/2016).
![]() |
| Saidah Sakwan Komisioner KPPU RI |
Selain itu Saidah menyatakan, saat ini KPPU sedang mendampingi pemerintah daerah untuk mengatur tata niaga produk seperti bawang, rica tomat (Barito) agar tidak di monoksomi, sehingga yang dirugikan bukan hanya ditingkat konsumen yang mendapat harga tinggi tapi juga di tingkat petani karena para pembeli ditingkat menengah ini sudah memonopoli dan mengatur harga Barito.
“Contohnya jika terjadi panen raya harganya sangat murah, namun tiga bulan kemudian harga melambung tinggi, sehingga yang mendapatkan keuntungan para tengkulak itu, karena para petani tidak mendapatkan harga yang layak sesuai yang didapatkan oleh konsumen, dan inilah yang kita atur kedepannya untuk memiliki regulasinya”, tutur Saidah pada Cendana News Senin (1/8/2017).(Ishak Kusrant)
