YOGYAKARTA — Upaya membentuk kesadaran dan perilaku hemat energi terus dilakukan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), bekerjasama dengan lembaga pendidikan formal di seluruh Indonesia. Tak kecuali pada siswa Sekolah Dasar yang merupakan anak-anak usia dini. Melibatkan 1.000 siswa SD di Yogyakarta, sosialisasi hemat energi diadakan di SDN Ungaran 1 Kotabaru, Yogyakarta, Sabtu (23/7/2016).
Berbagai lomba hemat energi di SDN Ungaran 1 Kotabaru Yogyakarta
Beragam kegiatan seperti lomba menggambar, pidato dan lomba rangking 1 digelar oleh Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan Dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral dalam upaya menumbuhkan kesadaran dan perilaku hemat energi sejak dini. Sosialisasi di tingkat SD dilakukan sesuai tingkat kemampuannya, dengan mengusung motto 3 M, yaitu Mematikan lampu dan peralatan listrik lainya ketika tak digunakan, Mencabut kabel power listrik ketika tak digunakan, dan Mengatur suhu AC di ruangan menjadi 25 Derajat Celcius.
Kepala Sub Direktorat Bimbingan Teknis Dan Kerjasama Konservasi EBTKE Kementerian ESDM, Bita Lestari, ditemui di sela pelaksanaan sosialisasi Sabtu (23/7/2016), mengatakan, merubah perilaku merupakan cara paling murah namun sulit dilakukan, sehingga dibutuhkan upaya sungguh-sungguh dan berkesinambungan. Karenanya, sejak tahun 2012 sosialisasi dengan melibatkan anak-anak sekolah baik di tingkat SD, SMP dan SMA secara rutin diadakan setiap tahun sejak 2012. Dalam setiap penyelenggaraannya, pihaknya melibatkan 30 lembaga pendidikan sekolah dasar di empat lokasi berbeda di seluruh Indonesia. Selain di Yogyakarta, kata Bita, sosialisasi tahun ini juga dilakukan di Aceh, Sumatera Barat dan Kalimantan Timur.
Dwi Atmi Sutarini dan Bita Lestari
“Setiap sekolah nantinya akan menjadi model dan Kementerian ESDM akan terus berkoordinasi agar upaya tersebut bisa terus berkesinambungan. Nantinya juga akan dibuat forum konservasi hemat energi melibatkan sekolah dan para guru” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Ungaran 1, Dwi Atmi Sutarini, mengungkapkan, program sosialisasi hemat energi Kementerian ESDM sangat sejalan dengan visi dan misi sekolah terkait pendidikan lingkungan dan budi pekerti. Karenanya, sebagai upaya berkesinambungan, sosialisasi hemat energi juga akan diintegrasikan ke dalam beberapa mata pelajaran yang sesuai secara tematik. Secara konkrit, upaya juga akan dilakukan dengan memasang poster atau slogan yang dibuat sendiri oleh para siswa sehingga pesannya bisa lebih mengena dan tertanam seumur hidup. Juga dengan mengadakan berbagai kegiatan bertema hemat energi lainnya.
“Sosialisasi hemat energi di lingkungan sekolah dasar, memang menjadi salah satu cara yang tepat guna membentuk karakter generasi penerus sejak dini” pungkasnya. (koko)