![]() |
| peluncuran program panji berbakat pemerintahan kota bekerjasama dengan tiga lembaga masyarakat |
Tren
- Hari Konstitusi dan Hari Lahir Pancasila
- Momentum Jaringan Eks-FPI
- MOLINAS Instrumen Kedaulatan Lingkungan
- Indonesia, Nepal dan Perlindungan Muslim Minoritas
- Prahara Demografi dan Masa Depan RRC
- Driver Ojek Online
- Titiek Soeharto Serahkan Bantuan Sektor Perikanan dan Kelautan Pada Masyarakat Bantul
- Pakta Mekah: Lokalisir Israil-Iran
- Agustus 1945: Ketika Waktu Menjadi Senjata
- Reformasi Jilid II dan Runtuhnya Dominasi Media
SABTU, 23 JULI 2016
BALIKPAPAN — Untuk mengurangi jumlah anak jalanan di kota Balikpapan, Dinas Tenaga Kerja dan Sosial kota Balikpapan meluncurkan program panji berbakat bertepatan pada peringatan hari anak nasional. “Program panji anak ini menggandeng tiga lembaga masyarakat dalam penanganan anak jalanan,” kata Kepala Disnakersos Balikpapan Tirta Dewi saat peluncuran program Panji berbakat, pagi tadi (23/7/2016).
Ia menyebutkan jumlah anak jalanan dari tahun ke tahun terus bertambah. Berdasarkan data tahun 2015 lalu jumlah anak jalanan sebanyak 320 orang dan hingga April 2016 sudah mencapai 400 orang tersebar di enam kecamatan kota Balikpapan. Kecamatan Balikpapan Selatan sebanyak 201 orang, disusul kecamatan Balikpapan Barat sebanyak 110 anjal, dan sisanya kecamatan utara, timur, tengah dan kota.
“Bertambahnya jumlah anak jalanan seiring dengan pesatnya pembangunan kota dan penanganan anak jalanan yang masih parsial,” terangnya saat memberikan sambutan acara Panji Berbakat, Sabtu (23/7/2016).
Tirta menjelaskan penanganan anak jalanan dengan program panji berbakat ini dapat dilakukan sinergi bersama stakeholder dan masyarakat secara integratif. Degan tujuan untuk memenuhi hak dasar anak jalanan, memberikan perlindungan dari diskriminasi, eksploitasi serta perlakuan buruk.
“Penanganan tidak hanya pada anak jalanannya namun orangtua juga kami bina dengan memberikan pelatihan usaha ekonomi produktif sehingga mereka mandiri secara ekonomi,” tandasnya.
Untuk diketahui, program panji berbakat ini menggandeng lembaga masyarakat Rumah singgah Nurul ilmi, sekolah rakyat dan kopaja.
Sementara itu, Wakil Walikota Balikpapan Rahmat Mas’ud mengatakan program panji berbakat ini salah satu solusi penanganan anak jalanan, mewujudkan Balikpapan menuju kota layak anak.
“Kita bersama-sama berperan aktif alam penanganan anak jalanan. Mereka dijalan karena kondisi ekonomi sehingga kita perlu berperan aktif juga,” ungkapnya.
Ia mengharapkan program panji dapat berjalan sinergi sesuai dengan tugas dan fungsinya.(Ferry Cahyanti)
Lihat juga...