Sebelas Ribu Surat Anti Rokok Diserahkan Anak Indonesia Kepada Presiden

SABTU, 23 JULI 2016

MATARAM — Sebanyak sebelas ribu surat yang ditulis anak dari seluruh Indonesia berisi penolakan terhadap rokok di serahkan kepada Presiden Republik Indonesia.

Surat penyataan sikap anti rokok tersebut diberikan perwakilan anak Indonesia kepada Presiden Jokowi, melalui Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) di acara puncak Hari Anak Nasional (HAN) di lapangan umum Sangkareang Kota Mataram NTB.
Indira Syifa Febrianti, perwakilan anak asal Tanggerang Selatan saat membacakan suratnya yang ditujukan kepada Presiden mengungkapkan sangat sedih melihat begitu banyak perokok terutama dari kalangan anak-anak.
“Padahal kita semua tahu, begitu banyak efek yang ditimbulkan akibat merokok bagi kesehatan, bahkan telah mengakibatkan kematian, tapi kenapa semakin banyak orang merokok, iklan rokok ada dimana-mana” kata Siyifa membacakan isi suratnya di Mataram, Sabtu (23/7/2016).
Ia mengatakan, sudah banyak sekali angka kematian yang diakibatkan rokok, bahkan yang tidak merokok pun ikut jadi korban, karena terkena asap rokok dari para perokok.
Karena kami minta kepada bapak Presiden supaya menolong dan membebaskan kami, anak-anak Indonesia dari iklan dan asap rokok, lindungi generasi masa kini dan masa mendatang dari dampak konsumsi tembakau dan asap rokok.
“Untuk itu, demi masa depan dan kesehatan anak Indonesia, kami mendukung pemerintah melakukan pengendalian tembakau untuk rokok, bahkan kalau perlu menghapuskan rokok dari Indonesia dengan menandatangani framework convention on tobacco control (FCTC)”. tutupnya(Turmuzi)
Lihat juga...