315 Siswa SD Muhammadiyah Semoya Ikuti Wisuda Tahfidz dan Tilawati

YOGYAKARTA – Komitmen membentuk generasi Qurani terus diperkuat SD Muhammadiyah Semoya, Berbah, Sleman. Hal itu ditunjukkan melalui penyelenggaraan Haflah Akhirussanah, Wisuda Tahfidz, dan Kenaikan Jilid Tilawati Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026 yang berlangsung meriah di Gedung Kalurahan Tegaltirto, Berbah, Sabtu (20/6/2026).

Mengusung tema “Bersama Al-Qur’an Menjadi Insan Berkemajuan”, kegiatan tersebut menjadi momentum apresiasi atas capaian para siswa dalam pembelajaran Al-Qur’an sekaligus penegasan komitmen sekolah dalam melahirkan generasi yang unggul secara akademik, religius, dan berkarakter.

Sebanyak 315 siswa mengikuti prosesi wisuda yang meliputi kenaikan jilid Tilawati, kenaikan jilid Al-Qur’an, hingga wisuda tahfidz sesuai tingkatan masing-masing. Dari jumlah tersebut, 20 siswa berhasil menuntaskan hafalan Juz 30, sementara enam siswa lainnya telah melanjutkan hafalan hingga Juz 29.

Kepala SD Muhammadiyah Semoya, Rini Wuriyastuti, S.E., S.Pd.SD mengatakan, pembelajaran Al-Qur’an melalui metode Tilawati telah menjadi program unggulan sekolah yang dilaksanakan setiap hari.

“Tilawati menjadi bagian dari visi religius sekolah. Dengan metode ini kami ingin anak-anak tidak hanya bisa membaca Al-Qur’an, tetapi juga memiliki tajwid dan makharijul huruf yang baik. Target kami seluruh siswa mampu membaca Al-Qur’an sesuai tingkatannya dan minimal ketika lulus kelas 6 sudah hafal Juz 30,” ujarnya.

Menurut Rini, menghafal Al-Qur’an bukan hanya menjadi bekal ibadah, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perkembangan kecerdasan dan pembentukan karakter anak.

“Al-Qur’an adalah pedoman hidup dunia dan akhirat. Menghafal Al-Qur’an juga terbukti memberikan efek jangka panjang terhadap kemampuan akademik sekaligus membentuk pribadi yang jujur, amanah, dan berakhlak baik,” katanya.

Suasana haflah semakin semarak dengan beragam penampilan siswa yang merupakan hasil pembelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler. Mulai dari tari yang dibawakan siswa peraih juara Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), hafalan Surat An-Naba’, solo song, Tapak Suci, pantomim, *folk song*, hingga *live conversation* Bahasa Inggris.

Tak hanya itu, para tamu undangan juga disuguhi video dan pameran berbagai ekstrakurikuler unggulan yang dimiliki sekolah, seperti robotika, panahan, renang, bulu tangkis, catur, hingga melukis.

Saat ini SD Muhammadiyah Semoya memiliki 23 kegiatan ekstrakurikuler yang menjadi sarana pengembangan minat dan bakat siswa. Selain program robotika dan olimpiade, sekolah juga memiliki program *English Learning* yang didukung kerja sama dengan Universitas Cambridge, serta pembiasaan makan sehat bagi peserta didik.

Prestasi akademik sekolah pun terus menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan hasil Tes Kemampuan Dasar (TKD), SD Muhammadiyah Semoya berhasil menempati peringkat ketiga tingkat Kapanewon Berbah dan menjadi sekolah Muhammadiyah terbaik di wilayah tersebut.

Tingginya kepercayaan masyarakat terhadap SD Muhammadiyah Semoya juga terlihat dari meningkatnya jumlah peserta didik baru dalam dua tahun terakhir. Jika sebelumnya hanya membuka dua rombongan belajar, kini sekolah telah menambah menjadi tiga rombongan belajar setiap tahun untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat.

Rini berharap capaian para siswa dalam hafalan Al-Qur’an dapat terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang.

“Semoga anak-anak semakin mencintai Al-Qur’an dan semangat menghafalnya. Apa yang mereka pelajari hari ini akan menjadi bekal yang sangat berharga untuk masa depan, baik dalam pendidikan maupun kehidupan mereka kelak,” pungkasnya.