SELASA, 14 JUNI 2016
LAMPUNG — Jalan Lintas Barat (Jalinbar) penghubung Provinsi Lampung menuju Provinsi Bengkulu dan sebaliknya terus diperbaiki menjelang pelaksanaan arus mudik lebaran Idul Fitri 1437 Hijriyah/2016. Perbaikan dilakukan dengan proses penambalan jalan berlubang serta meratakan jalan bergelombang.

Salah satu pekerja,Ansori mengatakan, target dari pihak terkait harus sudah selesai sebelum H-15 lebaran atau dua pekan sebelum hari raya Idul Fitri. Mencapainya, saat ini alat berat dengan beberapa pekerja tengah melakukan proses perbaikan pada ruas Jalinbar di titik Desa Gumukmas hingga Desa Pugung Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu sepanjang 15 kilometer.
“Proses perbaikan dilakukan dengan penebalan aspal lama dengan aspal baru dan sepanjang kira kira 2 kilometer dilakukan perbaikan pada jalan berlubang serta perataan jalan bergelombang” ungkap Ansori kepada Cendana News, Selasa (14/6/2016).
Jalan lintas Barat merupakan lintasan para pemudik menjelang dan sesudah Hari Raya Idul Fitri (Lebaran) terutama bagi pemudik pengguna kendaraan pribadi dan kendaraan bermotor yang akan menuju ke provinsi Bengkulu. Proses pengerjaan perbaikan telah dilakukan selama hampir beberapa pekan meski tidak ada pelebaran jalan.
Selain proses perbaikan pada badan dan bahu jalan, beberapa ruas jalinbar yang rawan longsor diantaranya di Kecamatan Gisting dilakukan proses penguatan talud jalan. Beberapa titik ruas jalan rawan longsor tersebut bahkan telah disiapkan alat berat milik BPBD kabupaten untuk mengantisipasi kejadian longsor saat musim hujan.
Pantauan Cendana News, tampak batu split bertumpuk di pinggir jalan untuk proses penambalan dan pelebaran sementara beberapa pekerja melakukan proses pemanasan aspal yang akan dicurahkan di lokasi yang telah ditambal untuk selanjutnya dilakukan penebalan aspal. Selain itu, juga terlihat alat berat. Sejumlah pekerja di sana tampak sibuk memperbaiki jalan. Ada juga yang terlihat mengoperasikan alat berat untuk meratakan batu di titik titik jalan berlubang.
Salah satu warga desa Gumukmas Kecamatan Pagelaran, Conis mengungkapkan, kontur jalan di ruas Jalinbar sebagian merupakan jalan berliku dan beberapa mengalami kerusakan dan dipenuhi lubang. Ia berharap pihak terkait bisa melakukan perbaikan secara permanen dengan kualitas material yang bagus sehingga tidak perlu dilakukan perbaikan ulang.
“Selama ini proses perbaikan dilakukan karena sering berlubang namun beberapa bulan kemudian kembali rusak akibat kualitas material tidak bagus”keluh Conis.
Kerusakan jalan yang terjadi di ruas Jalinbar penghubung Provinsi Bengkulu dan Provinsi Lampung ungkap Conis didominasi terjadi akibat kendaraan pengangkut hasil bumi melintas di wilayah tersebut setiap harinya sementara proses perbaikan jalan dilakukan pada saat menghadapi iven tertentu saja diantaranya liburan serta saat menjelang lebaran.

Selain proses perbaikan jalan lintas Barat pihak terkait juga melakukan perbaikan pada puluhan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) tenaga surya yang terpasang di jalan lintas Barat Sumatera tersebut yang sebagian besar sebelumnya sudah rusak dengan panel tenaga surya yang hilang dan batere yang tak terpasang pada box penyimpanannya.
[Henk Widi]