Ini Cara Belajar Sejarah yang Menyenangkan

RABU, 1 JUNI 2016

SURABAYA — Belajar sejarah tidak selalu berpedoman pada teks buku. Namun juga bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan, salah satunya dengan cara berkunjung ke tempat bersejarah sekaligus museum di Tugu Pahlawan Surabaya, Rabu (1/6/2016).

para siswa berkunjung ke Museum Tugu Pahlawan Surabaya
Sebanyak 300 siswa dari Sekolah Dasar (SD) 262 Semolowaru Surabaya berkunjung ke Museum Tugu Pahlawan untuk mengenalkan sejarah.
Salah satu guru SD 262 Semolowaru, Ismiyati (34 tahun) menjelaskan karya wisata ini dalam pengenalan sejarah bagaimana perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan dari para penjajah.
“Pertama mengenalkan sejarah, kedua memberikan wawasan baru dan ketiga memperkenalkan museum tugu pahlawan,” jelasnya kepada Cendana News.
Didalam kunjungan tersebut, anak-anak diajarkan senjata apa yang digunakan untuk melawan penjajah, bambu runcing. Simbol perlawanan rakyat menghadapi penjajah.
“Anak-anak juga melihat film saat perang terjadi, betapa gigihnya para pahlawan berjuang,” ujarnya.
Pelajaran yang bisa dipetik para siswa diharapkan dalam meraih sesuatu harus dengan perjuangan yang keras dan gigih. Kalau ingin sukses harus berjuang jangan hanya mengandalkan permintaan.
“Generasi sekarang terbiasa dengan instan, jadi apapun maunya cepat,” tukasnya.
Siswa kelas 6, Asmi Najwa Larasati Estiningtyas mengaku senang bisa mengunjungi museum tugu pahlawan. Dirinya baru pertama kali mendatangi museum.
“Senang bisa tahu senjata apa yang digunakan para pejuang pada jaman dahulu, perjuangan yang berat dalam memerangi penjajah, sebagai generasi muda harus mengisi kemerdekaan dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (Charolin Pebrianti).
Lihat juga...