KAMIS, 26 MEI 2016
MALANG — Menanggapi terjadinya kebakaran hebat yang melanda Pasar Besar Malang Kamis dini hari (26/5/2016), Wakil Walikota Malang Sutiaji langsung menginstruksikan kepada kepala Dinas Pasar untuk membuka posko pengaduan dan segera melakukan identifikasi serta validasi terhadap korban.

“Saya minta kepada Kepala Dinas Pasar membuka posko pengaduan untuk identifikasi dan validasi korban agar kondisi ini tidak di manfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang pura-pura menjadi korban,”jelas Sutiaji usai meninjau lokasi kebakaran.
Setelah korban teridentifikasi,dalam waktu dekat dalam hitungan hari kita akan menyediakan tempat relokasi pedagang agar perekonomian pedagang bisa terus berputar. Nantinya lokasi relokasi pedagang tidak akan jauh dari pasar besar.
“Di timur pasar besar akan kita buat tiga baris dan jika tidak cukup, Jalan Kyai Tamin akan kami tutup sebagian untuk tempat relokasi,” terangnya.
Lebih lanjut Sutiaji mengungkapkan bahwa setelah melihat lokasi kebakaran, ia memperkirakan bahwa kerusakan yang terjadi mencapai 50%, terutama di lantai satu. Ia juga menyampaikan bahwa untuk sementara waktu pasar besar Malang akan di tutup.
“Pasar ini harus di tutup sementara dan kami akan memeriksa konstruksi bangunannya apa masih layak atau tidak karena konstruksi bangunan yang terkena panas biasanya akan memuai,” ungkapnya. Tapi jika kebakaran ini tidak berpengaruh terhadap konstruksi bangunan, maka kita tidak perlu berfikir ke arah revitalisasi pasar secara keseluruhan.Kami berharap relokasi bisa segera di lakukan agar para pedagang tidak terlantar, tutupnya. (
Sementara itu, meskipun sudah di kerahkan sekitar sepuluh mobil pemadam kebakaran, di bantu oleh mobil penampungan air dari Dinas Pertamanan namun hingga pukul 15.00 WIB petugas pemadam kebakaran belum dapat menjinakkan api secara penuh. Masih terlihat kepulan asap di bagian atas pasar besar .(Agus Nurcholiq)