Orangtua Mahasiswi FMIPA UGM Curiga Kematian Feby

SELASA, 3 MEI 2016

YOGYAKARTA — Terkait kematian Feby Kurnia Nuraisyah (19), mahasiswi jurusan Geofisika Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gajah Mada, orangtua korban meminta agar kepolisian bisa segera mengungkap penyebabnya. Pasalnya, orangtua korban merasa ada yang janggal dengan kematian putri sulung asal Batam Kepulauan Riau tersebut. 
Nurcahayaningsih
Hal demikian disampaikan Nurcahayaningsih (48), ibu dari almarhumah Feby Kurnia Nuraisyah (19), mahasiswi asal Batam Kepulauan Riau, yang ditemukan meninggal di toilet Lantai 5 Gedung FMIPA UGM, Senin 2 Mei 2016, malam, kemarin. 
Nurcahayaningsih yang ditemui di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Sardjito Yogyakarta saat menunggu hasil otopsi jenazah putri sulungnya, Selasa (3/5/216), mengatakan, pihak keluarga merasa yakin ada kejanggalan terkait kematian Feby. Pasalnya, saat dihubungi melalui pesan pendek telepon selulernya, bahasa yang digunakan tidak seperti biasanya. Bahkan, saat ditelepon, tidak pernah diangkat. 
“Ini tidak biasa, karena sesibuk apa pun Feby selalu mengangkat telepon”. katanya.
Selain itu, Nurcahayaningsih juga mengungkapkan, kejanggalan lain adalah sepeda motor milik Feby yang ditemukan di Terminal Jombor, Sleman. Sedangkan, jenazahnya ditemukan di toilet kampus. Karenanya, pihak keluarga menyetujui dilakukannya otopsi terhadap jenazah Feby, guna memastikan kejanggalan-kejanggalan tersebut.
Nurcahayaningsih, mengaku pertama kali mendengar kabar duka tersebut dari siaran berita di televisi. Lalu, sejumlah teman-temannya juga memberinya kabar tersebut. Tak lama kemudian baru ada petugas polisi yang menyampaikan kabar duka. Saat pertama mendengar kabar duka itu, lanjut Nurcahayaningsih, ia berusaha menghubungi melalui telepon seluler. Namun, jawabannya janggal, dan tanpa menunggu waktu, ia segera menuju ke Yogyakarta.
Semasa hidupnya, Feby Kurnia Nuraisyah dikenal sebagai anak yang supel. Pergaulannya luas, dan berprestasi. Bahkan, almarhumah diterima di UGM juga melalui jalur prestasi. Rencananya, pihak keluarga akan membawa jenazah Feby ke rumah di Komplek Nusa Jaya Blok 14 Nomor 13, Saipanas, Batam,  pukul 07.00 WIB. 
“Saya tidak menyangka kejadian begini. Semoga polisi bisa segera mengungkapnya”, pungkas Nurcahayaningsih.[Koko Triarko] 
Lihat juga...