Motor Listrik Karya Mahasiswa ITS Dapatkan Izin Operasional dari Menteri Perhubungan

SABTU, 28 MEI 2016

SURABAYA—Gesits, motor listrik karya tim mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS)  mampu menarik hati berbagai pihak, sebelumnya saat peluncuran pada 4 Mei 2016 lalu disaksikan dan didukung oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir. Kini giliran Menteri Perhubungan (Menhub), Ignasius Jonan yang menyatakan dukungannya terhadap pengembangan inovasi sepeda motor listrik tersebut.

Ignasius Jonan, Menteri Perhubungan

Hal ini ditunjukkan oleh Menhub yang akan memberikan izin operasional untuk Gesits, namun yang perlu diingat setiap kendaraan membutuhkan Vehicle Type Approval atau Sertifikat Uji Tipe (SUT), termasuk Gesits.
“Untuk mendapatkannya tak membutuhkan waktu yang lama, yakni sekitar 3 bulan,” jelasnya saat ditemui usai menyampaikan materi kuliah umum di ITS, Jumat petang, (27/5/2016).
Jonan menambahkan, sepeda motor listrik sudah ada regulasinya, tinggal nanti kalau produsen meminta SUT akan di-uji terlebih dahulu baru diterbitkan izinnya. “Intinya dalam Sertifikat Uji Tipe itu, Kemenhub mengutamakan unsur pengujian keselamatan alat transportasi,” ujarnya.
Disinggung mengenai bahan bakar yang digunakan Gesits, Menhub tidak mempermasalahkan hal tersebut. Baginya itu hanya bagian dari komersialisasi. 

“Kalau itu arahnya pada komersialisasi seperti lebih efisien atau tidak, lebih ramah lingkungan atau tidak.” tandasnya.

Gesits merupakan produk inovasi sepeda motor dengan menggunakan bahan bakar listrik, ITS bekerjasama dengan PT Garansindo Inter Global berencana memproduksi massal motor tersebut pada 2018 mendatang. Dukungan mengalir dari banyak pihak, salah satunya dari PT. Telkom Indonesia yang telah memesan 5000 unit Gesits yang akan digunakan sebagai armada operasional para teknisinya. (Charolin Pebrianti).
Lihat juga...