Tren
- Serangan AS‑Israel ke Iran Perspektif Hukum Internasional
- Zakat Instrumen Keadilan Sosial
- Kontrak Sosial dalam Islam
- Korporasi Transmigran dan Defisit Kedelai
- Antek Asing vs Resiprositas
- Pola Kritik Era Prabowo
- Ekonomi Ramadhan
- BEM dan Mental Inlander
- LPDP Prioritas Aktivis
- Ekonomi Pancasila dan Implementasinya
KAMIS, 19 MEI 2016
Jakarta — Sebuah kecelakaan maut terjadi antara Kereta Api (KA) Senja Utama Solo dengan sebuah Bus Trans Jakarta dan sebuah mobil Toyota Avanza di pintu perlintasan KA Jalan Gunung Sahari Raya, dekat WTC Mangga Dua, Jakarta Pusat, Kamis pagi (18/5/2016) sekitar pukul 04:35 WIB. Beruntung saat kejadian tersebut, baik KA Senja Utama Solo, Bus Trans Jakarta maupun mobil Avanza kebetulan sama-sama sedang tidak mengangkut/membawa penumpang. Tercatat seorang pengemudi bus dan pengemudi mobil hanya mengalami shock dan luka-luka, keduanya dirawat di RS. Husada Mangga Dua, Jakarta Pusat.
Perlu diketahui sebelumnya, KA Senja Utama Solo baru saja tiba di Stasiun Jakarta Pasar Senen pada pukul 04:00 WIB setelah sebelumnya menempuh perjalanan dari Stasiun Solo Balapan, Solo, Jawa Tengah. Setelah menurunkan semua penumpang, rangkaian KA Senja Utama Solo tersebut biasanya langsung melanjutkan perjalanan menuju ke Stasiun Jakarta Tanah Abang untuk parkir dan dibersihkan/dicuci. Saat melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekitar pukul 04:35 WIB, kereta tersebut bertabrakan dengan sebuah Bus Trans Jakarta dan sebuah mobil Avanza.
Akibat tabrakan tersebut, sebagian badan Bus Trans Jakarta dan mobil Avanza ringsek dan menutup sebagian jalan raya dan jalur rel kereta api, kejadian tersebut tentu saja mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas kendaraan bermotor dan melumpuhkan lalu lalang KRL Jabodetabek dari Stasiun Kemayoran hingga Stasiun Kampung Bandan, Jakarta Pusat. Badan Bus Trans Jakarta baru dapat dievakuasi sekitar pukul 07:40 WIB, sedangkan untuk jalur lalu lintas KRL Jabodetabek dan kereta lainnya berangsur-angsur mulai normal pada sekitar pukul 08:00 WIB.
Bambang S. Prayitno, Manager Communication PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta ketika dihubungi mengatakan “petugas PT. KAI Daop 1 Jakarta, saat ini sedang berada di TKP lokasi kecelakaan, petugas sedang melakukan investigasi apa sebenarnya yang menyebabkan tabrakan tersebut, apakah ada dugaan faktor kelalaian petugas penjaga palang pintu kereta api atau kemungkinan diduga bus dan mobil tersebut nekat menerobos palang pintu ketika sedang ditutup atau ada faktor lainnya” terangnya melalui pesan singkatnya, Kamis pagi (19/5/2016).
Pantauan Cendana News di TKP hingga pukul 10:00 WIB, beberapa petugas PT. KAI Daop 1 Jakarta tampak terlihat masih berada di sekitar lokasi tabrakan yang berbatasan antara Kecamatan Sawah Besar Jakarta Pusat dengan Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara tersebut. Mereka sedang bekerja untuk mengumpulkan data dan keterangan informasi terkait dengan insiden tabrakan tersebut. Selain itu, beberapa petugas Kepolisian dan Dishubtrans DKI Jakarta juga berada di lokasi untuk membantu proses investigasi yang dilakukan oleh petugas PT. KAI tersebut. (Eko Sulestyono)
Selanjutnya
Lihat juga...