Kapal Pemuda Nusantara Tahun ini Menuju Karimata

SELASA, 22 MARET 2016
Jurnalis : Koko Triarko / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Koko Triarko 

YOGYAKARTA — Dalam rangka meningkatkan semangat bela negara dan kemampuan di bidang bahari, Kementerian Pemuda dan Olahraga tahun ini kembali mengadakan kegiatan Kapal Pemuda Nusantara (KPN). Melalui kegiatan tersebut, pemuda pemudi pilihan akan dipertemukan dalam sebuah perjalanan laut menggunakan Kapal Perang milik TNI Angkatan Laut.
Alumni KPN DI Yogyakarta, Tania Nugraheni Ayuningtyas
Pemuda Kapal Nusantara merupakan program pertukaran budaya yang sudah ada sejak tahun 1987. Melalui program itu, para pemuda generasi bangsa diajak berlayar  mengunjungi sejumlah pulau di Indonesia dan saling bertukar budaya dan gagasan. 
Sementara selama dalam perjalanannya di atas kapal laut, peserta akan diberikan pembekalan materi meliputi bidang kemaritiman, kewirausahaan, bela negara, perancangan program nasional, dan sebagainya. 
“Inti dari kegiatan KPN ini adalah mengembangkan kemampuan bela negara terutama di bidang bahari”, jelas Alumni KPN DI Yogyakarta, Tania Nugraheni Ayuningtyas, Selasa (22/3/2016).
Peserta KPN dari Yogyakarta, lanjut Tania, tahun ini akan membawa misi kebudayaan, yang selaras dengan  misi Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, yaitu Among Tani dan Dagang Layar. 
Dalam misi itu, Yogyakarta berupaya menjadikan kawasan pesisir selatan sebagai halam depan Kota Yogyakarta di masa mendatang. Selain itu, delegasi asal DI Yogyakarta juga akan memperkenalkan keistimewaan DIY, melalui berbagai kegiatan kesenian. 
Dalam perjalanan KPN nanti, delegasi DIY juga akan membawa sejumlah buku tentang Yogyakarta, sebagai media saling berbagi informasi dan gagasan. 
“Tujuan dari semua kegiatan ini adalah ingin mewujudkan pemuda yang cinta bahari. Diharapkan pula, KPN akan mendorong semangat pemuda generasi bangsa untuk lebih kreatif mempromosikan potensi wisata daerahnya masing-masing”, cetus Tania.
KPN 2016 akan diselenggarakan pada bulan Agustus-September. Dari masing-masing provinsi, hanya akan dipilih 3 orang peserta yang tersaring dari sejumlah tahapan seleksi. 
Lihat juga...