Pesawat Batik Air Tergelincir di Bandara Adisucipto Yogyakarta

Batik Air tergelincir

YOGYAKARTA — Hujan pertama di Yogyakarta, Jumat (6/11/2015) sore, langsung menimbulkan insiden di Bandara Internasional Adisucipto, Yogyakarta. Pesawat Batik Air dengan Nomor ID 6380 tergelincir saat mendarat tepat pada pukul 15.00 WIB. 
Pandu Purnama, GM Bandara Adisucipto (rompi)
General Manager Bandara Udara Internasional Adisucipto Yogyakarta, Pandu Purnama membenarkan jika telah terjadi insiden pesawat tergelincir. Dia menjelaskan, Pesawat Batik Air dengan Nomor ID 6380, tergelincir di ujung Runway 27. Saat kejadian cuaca sedang hujan sedang yang turun 10 menit sebelum pesawat mendarat.
Pandu mengatakan, pesawat mendarat tepat pada titik poin, namun tiba-tiba tergelincir. Dia menjelaskan, kondisi cuaca saat kejadian tidak ekstrim. Hujan tidak terlalu lebat dan jarak pandang masih aman, juga pilot pesawat telah mendapat izin mendarat dari air traffic control. 
Sementara itu, seluruh penumpang berjumlah 161 terdiri dari 158 dewasa, 2 anak-anak dan 1 bayi dalam kondisi selamat. Begitu kejadian, kata Pandu, semua penumpang langsung dievakuasi dan diperiksa kondisinya. Demikian pula dengan barang-barang milik penumpang, dievakuasi melalui jalur darurat.  Pandu menegaskan, saat ini petugas sedang berkoordinasi untuk mengetahui penyebab insiden tersebut.
Pesawat Batik Air hingga kini belum dievakuasi, karena menunggu peralatan yang akan didatangkan dari Jakarta. Kendati tak ada korban, namun insiden tersebut sempat menimbulkan 3 jadwal penerbangan menuju Surakarta tertunda selama 3 jam. 
Sementara itu, kerumunan warga terlihat di sekitar landasan udara Bandara Adisucipto di Maguwoharjo, Yogyakarta. Mereka berkerumun ingin melihat pesawat Batik Air yang terjerembab di luar jalur. Pesawat Batik Air dengan ekor khas motif batik, terlihat tersungkur dengan bagian moncongnya berada di tanah.
JURNALIS : KOKO TRIARKO

Jurnalis Cendana News wilayah DI.Yogyakarta. Bergabung dengan Cendana News bulan Agustus 2015. Sebelum bergabung di Cendana News, jurnalis, penulis dan fotografer di beberapa media cetak lokal.

Akun twitter @KOKOCND
Lihat juga...