Jalan Amblas di Lintas Pesisir Lampung Hingga Kini Belum Diperbaiki

Seorang pengendara sedang melewati sebuah jalan yang amblas di Lintas Pesisir Lampung
LAMPUNG — Jalan Lintas Kunjir-Gayam atau dikenal dengan jalan lintas Pesisir Lampung Selatan mengalami kerusakan di beberapa ruas. Seperti di ruas Desa Semanak Kecamatan Bakauheni Lampung Selatan, gorong gorong jembatan penghubung Desa Semanak dan Desa Totoharjo tersebut bahkan ambrol nyaris setengah badan jalan. Kerusakan lain juga terjadi di Desa Totoharjo Kecamatan Totoharjo yang amblas akibat usia jalan yang cukup tua.
Menurut salah satu warga Desa Semanak, Rudi (34), kerusakan gorong gorong jembatan di Desa Semanak tersebut terjadi sejak tahun 2014 namun belum ada perbaikan. Warga bahkan memberi tanda peringatan dengan tulisan “AWAS” di aspal jalan serta sebuah bambu sebagai penanda adanya lubang besar di bahu jalan.
“Dulu sempat ada tulisan peringatan namun karena hanya dari kardus, namun kini tak ada lagi tanda peringatan di ruas jalan tersebut,”ungkap Rudi kepada Cendana News, Minggu (25/10/2015).
Saat malam hari di lokasi yang menghubungkan beberapa kecamatan dan berstatus sebagai jalan provinsi tersebut merupakan jalan penting tersebut bahkan tak ada lampu penerangan sehingga warga yang tak biasa melewati jalan tersebut dikuatirkan akan mengalami kecelakaan.
Warga lain, Udin mengungkapkan saat musim kemarau seperti saat ini kerusakan terlihat tak begitu terlihat, namun saat musim penghujan dipastikan akan terjadi longsor di gorong gorong serta jembatan yang amblas tersebut. Ia berharap instansi terkait segera melakukan perbaikan jalan yang rusak agar kerusakan lebih parah.
Terkait kerusakan ruas jalan pesisir tersebut, Kepala Unit pelayanan Tekhnis (KUPT) Dinas Pekerjaan Umum Kecamatan Bakauheni, Kecamatan Ketapang dan kecamatan Penengahan, Budi mengungkapkan, kerusakan gorong gorong jembatan sudah terjadi sejak tahun 2014. Pihak KUPT bahkan sudah menyampaikan kerusakan di beberapa ruas jalan provinsi tersebut ke dinas PU Lampung Selatan.
“Pernah kami sampaikan ke kabupaten agar ruas jalan tersebut segera diperbaiki dengan menyampaikan ke Provinsi namun karena anggaran belum ada dan alasan lain maka hingga kini belum diperbaiki,”ungkap Budi.
Budi bahkan menyebut ada tiga titik kerusakan parah di ruas jalan Gayam-Kunjir yang rusak dan hingga kini belum diperbaiki diantaranya di Desa Taman Baru Kecamatan Penengahan, Desa Semanak Kecamatan Bakauheni serta DEsa Totoharjo Kecamatan Bakauheni. Kerusakan di ruas Desa Tamanbaru ungkap Budi akan segera diperbaiki menggunakan dana dari Anggaran Dana Desa (ADD) tanpa menunggu dari Provinsi.
“Sementara untuk kerusakan di dua titik sedang diusulkan dalam anggaran tahun 2016 untuk perbaikannya karena masih membutuhkan dana, tapi sudah kita laporkan kerusakan tersebut,”ungkap Budi.
Pantauan Cendana News, jalan ruas pesisir yang merupakan jalur wisata tersebut pada hari libur ramai dilalui para wisatawan. Namun akibat kerusakan di ruas tersebut wisatawan lebih menyukai untuk menggunakan jalan arah Kalianda untuk menuju beberapa tempat wisata diantaranya Pantai Kunjir, Pantai Kahay, Pantai Batu Balak, Pulau Mengkudu serta beberapa tempat wisata yang saat hari libur banyak dikunjungi wisatawan.

MINGGU, 25 Oktober 2015
Jurnalis       : Henk Widi
Foto            : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...