![]() |
| Pantai Boom |
TUBAN – Lokasi Kabupaten Tuban yang berada di jalur Pantai Utara (Pantura) membuat Kabupaten Tuban memiliki tempat wisata pantai yang cukup banyak, salah satunya Pantai Boom. Pantai ini terletak di sebelah utara Alun-alun Tuban, tepatnya termasuk dalam wilayah KelurahaN Kutorejo Kabupaten Tuban.
Pada jaman kerajaan Airlangga, Singhasari dan Majapahit tempat ini dijadikan sebagai dermaga atau pelabuhan transit perdagangan antar pulau dan antar Negara. Banyak peristiwa penting bersejarah terjadi di pantai Boom ini diantaranya pada tahun 1293 Masehi tempat ini tempat berlabuhnya pasukan Tar-tar yang akan menghukum Singhasari atas penolakannya takluk dibawah kekuasaan Mongolia. Pada abad ke- 15 pada masa Kejayaan Majapahit, pelabuhan Tuban ini juga dijadikan pintu masuk penyebaran Agama Islam di Jawa.
Pantai Boom sendiri sempat lama terbengkalai dan terurus sehingga sering digunakan para remaja sebagai tempat pacaran. Namun sekitar tahun 2011 pantai boom mulai dibangun dan dikelola dengan baik sehingga bisa dijadikan tepat wisata.
Untuk memasuki tempat wisata Pantai Boom ini, pengunjung hanya cukup mengeluarkan biaya sebesar Rp. 2.500,-. Tempat pintu masuk Pantai Boom cukup unik karena diatasnya terdapat sebuah bangunan yang dibuat menyerupai sebuah perahu. Diatas sini, pengunjung dapat melihat sebagian kawasan pantai boom dari atas.
Di pantai Boom ini pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan berupa hamparan laut yang begitu luas dan juga perahu-perahu nelayan yang sedang menepi. Diatas perahu tersebut dapat terlihat beberapa aktifitas para nelayan yang sedang memperbaiki jaring maupun sedang sibuk memperbaiki mesin kapal.
Tidak hanya hamparan pantai yang dapat dinikmati disini, pengunjung juga dapat menyaksikan keindahan Matahari ketika terbit maupun terbenam. Selain itu, di sepanjang jalan menuju ujung dermaga juga ditanam pepohonan yang cukup rimbun sehingga menimbulkan kesan teduh. Fasilitas di pantai Boom juga sudah cukup memadai seperti tersedianya area permainan bagi anak-anak, toilet, lampu penerangan dan juga gazebo-gazebo untuk tempat beristirahat pengunjung.
Di ujung dermaga, pengunjung dapat menyaksikan ombak-ombak yang menerpa bebatuan dan juga menyaksikan sejauh mata memandang luasnya lautan yang seolah-olah dari kejauhan menyatu dengan langit. Banyak pengunjung anak-anak, remaja maupun orang dewasa yang datang ke pantai Boom. Semakin sore, pengunjung yang datang semakin banyak. Kebanyakan pengunjung yang datang ingin menyaksikan Matahari terbenam, seperti yang juga dilakukan Erin salah satu pengunjung pantai Boom.
Erin yang datang bersama teman-temannya ini mengaku sering datang ke Pantai Boom. Selain untuk berfoto-foto bersama dengan teman-temannya, dia juga ingin menyaksikan Matahari terbenam, akunya.


——————————————————-
Sabtu, 13 Juni 2015
Jurnalis : Agus Nurchaliq
Fotografer : Agus Nurchaliq
Editor : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-