![]() |
| Ratusan Pelajar SD, SMP dan SMA saat mengikuti sosialisasi penularan penyakit menular HIV-AIDS di aula Dikpora NTB beberapa waktu lalu |
CENDANANEWS (Mataram) – Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melansir jumlah kasus AIDS di wilayah tersebut mencapai 1013 kasus. Dimana, penderita penyakit tersebut berasal dari berbagai lapisan masyarakat dan pekerjaaan.
Sekretaris KPAP NTB, Soeharminto mengatakan total penderita HIV/AIDS yang mencapai angka seribu lebih. Terdiri dari penderita HIV berjumlah 446 kasus dan penderita AIDS sebanyak 567 kasus.
“Saat ini sekitar 40 persen penderita AIDS yang terlapor tersebut telah meninggal dunia,” ujarnya di Mataram, Selasa (2/5/2015).
Menurutnya, penyakit HIV/AIDS pun mengancam terhadap produktivitas ekonomi. Sebab, penderita penyakit itu mayoritas masih berusia produktif antara 20-49 tahun. Selain itu, masyarakat manapun bisa terkena penyakit tersebut.
Ia menuturkan, para penderita AIDS memiliki hak yang sama sebagai anggota masyarakat yang harus dihormati dan dihargai. Oleh karena itu, diperlukan komitmen bersama diantara elemen masyarakat dan pemerintah untuk mempermudah penderita AIDS mendapatkan BPJS.
Wakil Gubernur NTB, Muhammad Amin mengatakan penderita penyakit HIV/AIDS membutuhkan bantuan dan dukungan dari berbagai pihak. Sebab, penyakit tersebut sangat berbahaya dan belum ada obat menyembuhkannya. Sehingga, pemerintah daerah berkewajiban memberikan pelayanan sosial bagi penderita HIV-AIDS.
“Pemerintah daerah akan terus mendukung dan memfasilitasi dalam penanggulangan HIV/AIDS dan akan melaksanakan evaluasi program setiap tiga bulan,” ungkapnya.
——————————————————-
Selasa, 2 Juni 2015
Jurnalis : Turmuzi
Fotografer : Turmuzi
Editor : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-