
CENDANANEWS– Warga Pringsewu, Provinsi Lampung mengharapkan Pemerintah Kabupaten dan Bulog untuk segera menggelar operasi pasar mengingat harga beras di pasaran dirasa sangat mahal sehingga mereka kesulitan untuk medapatkannya.
Seorang warga Pringsewu, Matmunah mengatakan masyarakat sangat menunggu pemerintah menggelar operasi pasar. Saat harga beras di pasaran sangat mahal, warga ingin mendapatkan beras dengan harga yang lebih murah.
“Sampai saat ini pemerintah belum melakukan operasi pasar, tapi saya lihat di televisi banyak pemerintah setempat yang sudah melakukan operasi pasar atau karena di sini saya ga dengar saja ya,” ujar Matmunah kepada Cendananews.com Kamis (5/3/2015).
Menurut Matmunah, harga beras nonsuper melambung hingga Rp12 per kg. Namun, Pemkab seolah tutup mata dan juga tidak bergerak untuk membantu dengan menghadirkan beras murah.
Sementara warga lain Sayuti (50) warga Kecamatan Sukoharjo, mengaku mengeluarkan uang lebih saat membeli beras. Harga beras biasanya hanya Rp8 ribu. Kalau memang ada operasi pasar, uangnya bisa untuk membeli sayuran.
“Operasi pasar sangat menolong meringankan beban hidup masyarakat terutama kepada rakyat yang pas-pasan. Kami meminta kepada bapak bupati untuk membantu menolong kami yang hidup pas-pasan,” kata Sayuti.
Kepala Dinas Koperindag dan UKM Maryatii mengatakan pihaknya sampai saat belum mengajukan permohonan kepada Bulog untuk menggelar operasi pasar. Pihaknya masih disibukkan soal munsrenbang. Namun, secepatnya operasi pasar akan dilakukan di sembilan kecamatan mengingat masyarakat tengah menunggu-nunggu.
———————————————————-
Kamis, 5 Maret 2015
Jurnalis : Henk Widi
Editor : ME. Bijo Dirajo
———————————————————-