Agus Hermanto: Pemerintahan Joko-JK Tak Miliki Sense Of Crisis

Wakil Ketua DPR, Agus Hermanto[dpr]
CENDANANEWS – Menemui banyaknya masyarakat yang mengeluh terkait ketidakpastian ekonomi di Indonesia membuktikan, pemerintahan sekarang tidak memiliki sense of crisis atau kepekaan terhadap sebuah suasana. Ketidak pastian ekonomi yang dihadapi masyarakat antara lain, harga beras naik dan kebutuhan pokok lainnya serta jumlah raskin yang sedikit.
“Ekonomi kita memang betul-betul mengalami penurunan  yang drastis. Di lain pihak pemerintah masih tenang dan  menterinya mengatakan tidak terjadi  apa-apa. Ini benar-benar menunjukkan sikap pemerimtah yang tidak mempunyai  sense of crisis, sense of economi. Kami ingatkan bahwa  tim ekonomi Jokowi harus benar-benar memikirkan ini,” ujar Wakil Ketua DPR, Agus Hermanto disadur dari dpr.go.id.
Dikatakan, untuk mengatasi permasalahan ekonomi, seharusnya pemerintah melakukan upaya agar Indonesia bisa rebound dengan mengeluarkan kebijakan serta perbaikan ekonomi. 
“Untuk itu kami menyerukan Tim Ekonomi Jokowi harus betul-betul memperkuat pondasi ekonomi  dan harus bekerja dengan keras supaya ekonomi kita bisa rebound.  Ini harus dilakukan melalui kajian secara matang  dan berharap semua pihak menyoroti kondisi ini termasuk media dan masyarakat,”  ujar politisi Partai Demokrat ini.
Pimpinan Dewan Koordinator industri dan pembangunan (Inbang) mengatakan, salah satu langkah pemerintah  adalah Presiden segera menggelar rapat kabinet yang membahas masalah ekonomi ini. Selama ini yang  dilihat pemerintah melakukan blusukan, padahal blusukan tersebut adalah sebagian  dari pekerjaan, terutama pengawasan.
“Menteri-menteri tidak perlu blusukan kesana kemari  sehingga harga-harga kebutuhan pokok naik, sementara kondisi ekonomi malah menurun,” pungkas Agus menegaskan

———————————————————-
Selasa, 17 Maret 2015
Editor   : ME. Bijo Dirajo
———————————————————-

Lihat juga...